Polisi Cokok Pedagang 'Daging Sapi Padahal Babi'

Gelar kasus penipuan penjualan daging babi sebagai sapi
Sumber :
  • Januar Adi Sagita/ VIVA.co.id

VIVA.co.id – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Jawa Timur, menangkap tiga pedagang daging, AS (34), TU (41), dan BU (61). Mereka ditangkap, karena menipu pembeli dengan menjual daging babi, sebagai daging sapi. 

img_title Kesal Kontrak Kerjanya Tak Diperpanjang, Pria Ini Kirim Paket Daging Babi ke 7 Masjid

Ketiganya ditangkap di tempat mereka berjualan, AS dan TU di Mangga Dua Wonokromo, sedangkan tersangka BU di Pasar Lakarsantri, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, ketiga tersangka menjajakan daging babi itu dengan menyebutnya sebagai daging sapi kualitas buruk. Harga yang mereka tawarkan juga lebih murah dari pasaran daging pada umumnya.

img_title Jefri Nichol Makan Daging Babi Demi Naikkan Berat Badan, Tetap Kalah TKO dari El Rumi

"Biasanya mereka bilang ke pembeli, kalau daging babi yang mereka jual itu daging sapi jelek, makanya harganya lebih murah, yaitu Rp9 ribu per ons, atau Rp90 ribu per kilogram," kata Shinto di Mapolrestabes Surabaya, Jumat 10 Juni 2016.

Ketiga tersangka ini sengaja memanfaatkan momentum keresahan masyarakat menanggapi tingginya harga daging sapi, sehingga dagangan mereka laku keras.

img_title Penumpang Muslim Jengkel Disajikan Olahan Babi di Pesawat, Singapore Airlines Minta Maaf

Akibat perbuatannya, kini ketiga tersangka terancam hukuman penjara paling lama empat tahun penjara. "Mereka telah melanggar pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan," ujar Shinto. (asp)

Ilustrasi daging babi panggang

Astaghfirullah Haram! 10 Negara Paling Banyak Konsumsi Daging Babi, Peringkat Indonesia Disorot

Daging babi termasuk makanan yang diharamkan dalam Islam. Larangan tersebut ditegaskan dalam Alquran, salah satunya Surah Al-Baqarah ayat 173, daging babi termasuk haram.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut