MUI dan DPR Bahagia Lebaran Dirayakan Bersama

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Pusat KH Ma'ruf Amin (kiri) dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VIVA.co.id – Majelis Ulama Indonesia menyambut bahagia 1 Syawal 1437 Hijriah ditetapkan pada 6 Juli 2016, sehingga semua umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri secara bersamaan. Sebab, sebelumnya organisasi masyarakat Muhammadiyah sudah mengumumkan penetapan Lebaran pada tanggal serupa.

img_title LIVE Breaking News: Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1444 H

Ketua MUI, Maruf Amin, pun mengajak seluruh umat Islam untuk mensyukuri kebersamaan ini, dan menjadikannya sebagai tonggak untuk mempersatukan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Marilah kita syukuri karena Hari Raya tahun ini, kelihatannya Insya Allah akan dirayakan bersama oleh seluruh komponen umat Islam. Ini momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah," ucapnya pada konferensi pers sidang Isbat di Kementerian Agama, Senin, 4 Juli 2016.

img_title Isbat Awal Syawal Digelar 20 April 2023, Kemenag Pantau Hilal di 123 Titik

Dia pun berharap kerbesamaan ini bisa menjadi langkah awal untuk menjadikan umat Islam sebagai pemersatu bangsa. Walaupun secara ajaran masih ada perbedaan, tapi hal itu diharapkan tidak menjadi halangan untuk menyatukan masalah yang bersifat umum.

"Tapi dalam hal strategis alangkah indahnya kita bersatu, makanya kita persatukan juga harakah, gerakan, Insya Allah umat Islam ke depan sebagai unsur utama, akan menjadi kekuatan yang akan menyatukan seluruh bangsa ke depan," katanya.

img_title Sidang Isbat Penentuan Lebaran Digelar 20 April 2023

Pada kesempatan ini, Ketua Komisi VIII DPR M. Ali Taher juga mengungkapkan rasa syukur. Menurutnya, penetapan Hari Raya Idul Fitri yang akan dirayakan bersama oleh seluruh umat Islam patut mendapatkan apresiasi.

"Tahun ini diberikan kebarokahan luar biasa, khususnya untuk umat Islam. Puasa bersama, Syawal juga bersama-sama, ini kemuliaan," ucapnya.

Taher pun berharap kebersamaan ini bisa terus terjalin pada Ramadan dan Syawal di tahun-tahun mendatang, sekaligus dijadikan sebagai tonggak kebersamaan umat Islam di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seluruh ormas Islam yang hadir setuju, karena itu DPR tidak ada kata lain kecuali bersyukur dan mendorong Kementerian Agama untuk terus menerus menyamakan waktu penyelenggaraan ibadah umat Islam," katanya.

Sebelumnya, . Lukman bilang, bahwa semua petugas dari Kementerian Agama di 90 titik pemantauan tidak ada yang melihat penampakan hilal.

Pantau hilal/Ilustrasi.

Kemenag Sepakat Bakal Gelar Sidang Isbat Ramadhan 10 Maret 2024

Kemenag mengatakan bahwa telah sepakat akan menggelar sidang isbat atau pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Ramadhan pada Minggu 10 Maret 2024.

img_title
VIVA.co.id
20 Februari 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut