Gelombang Pemudik di Terminal Bandung Menurun

Suasana terminal di Bandung
Sumber :
  • VIVA.co.id/Suparman

VIVA.co.id – Jumlah penumpang pada musim mudik lebaran 2016 di Terminal Cicaheum Bandung Jawa Barat pada Senin 4 Juli mulai menurun. Setidaknya tercatat hingga H-2 lebaran ini hanya 90 bis yang berangkat dengan membawa 3.000 penumpang.

Lonjakan Kasus COVID-19 Usai Lebaran, Menkes Siapkan Kondisi Terburuk

Jumlah ini menurun 10 persen dibanding pada Minggu 3 Juli yang mencapai lebih dari 5.000 penumpang dengan 222 bus keberangkatan.

"Dari pantauan tidak seperti hari kemarin. Buktinya sampai bus-bus ini nunggu penumpang. Arus puncak lewat, angka statistik tertingginya 5.060 penumpang di H-3," ujar Kepala Terminal Cicaheum Abdul Haris, Senin.

Jelang Lebaran, Ini Pesan Gubernur Jabar untuk Pemudik

Penurunan itu terjadi karena, puncak lonjakan penumpang terjadi pada Minggu kemarin, dengan dominan menggunakan bus Budiman dengan tujuan daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Abdul menjelaskan, penurunan ini terjadi tak luput disebabkan kompetitor pelayanan transportasi lainnya, yaitu Kereta Api dan travel.

6 Rekomendasi PDPI, Jangan Mudik untuk Tekan Penularan COVID-19

"Persaingan pelayanan, ada wilayah tujuan yang sama oleh Kereta api, travel. contoh Jawa Tengah dan Jawa Timur yang menjamin kelancaran perjalanan karena jelas sarananya tidak ada hambatan," ujarnya.

Sebab itu, pihaknya tak memungkiri tidak sedikit masyarakat yang memilih jasa tranportasi itu. Dampaknya pun memberikan angka penurunan signifikan. "Masyarakat sekarang cenderung memilih, otomatis perlahan mulai berpaling secara maraton." katanya.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito

Satgas COVID-19: Efek Mudik Lebaran Baru Terlihat 2-3 Minggu Lagi

Efek perkembangan kasus COVID-19 dari libur panjang Idul Fitri dan mudik lebaran baru tampak dua atau tiga minggu kedepan

img_title
VIVA.co.id
18 Mei 2021