Atasi Antrean, ASDP Bakauheni Buka Layanan E-Ticketing

Ilustrasi penumpang kapal feri.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

VIVA.co.id – Untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bakauheni membuka layanan mobile e-ticketing. Dengan layanan ini, para penumpang tak perlu terburu-buru dan antre panjang di pintu masuk pelabuhan.

Hari Ini Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni

Yefri Hendri, Kepala Cabang ASDP Pelabuhan Bakauheni, Lampung mengatakan, mobile e-ticketing merupakan layanan baru, di mana pengguna jasa dapat membeli tiket di titik-titik di luar loket pelabuhan. "Para pengendara yang melintasi jalan lintas tengah Sumatera dapat membeli e-ticketing ini di Hotel 56 Kalianda, Lampung Selatan," ujarnya di Lampung, Jumat, 8 Juli 2016.

Untuk mendapatkan e-ticketing, Yefri menjelaskan, para pengendara mengisi formulir manifest dan mendapatkan nomor antrean. Selanjutnya, pengendara menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau SIM dan STNK kepada petugas. Setelah itu, membayar tiket sebesar Rp320 ribu untuk roda empat demi mendapatkan kode booking yang akan ditukarkan di jalur khusus Pelabuhan Bakauheni.
 
Meski program ini bukan berupa aplikasi yang dapat di unduh di ponsel cerdas, namun sistem mobile e-ticketing dapat menghubungkan laayanan pembelian tiket di luar pelabuhan dengan sistem di Pelabuhan Bakauheni. Layanan mobile e-ticketing akan melayani pengguna jasa yang melakukan perjalanan arus balik selama 24 jam penuh setiap harinya sampai H+7 Lebaran.

Antrean Kendaraan Belum Terlihat di Pelabuhan Bakauheni

Dia berharap, mobile e-ticketing ini dapat mengurangi antrean panjang di Pelabuhan Bakauheni dan kemacetan bisa di pintu masuk pelabuhan bisa terurai hingga 25 persen. Untuk mengantisipasi kemacetan dan kepadatan di sekitar pelabuhan, ASDP juga melakukan koordinasi dengan kepolisian.

Arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni.

Puncak Arus Balik di Selat Sunda Diprediksi Rabu Malam

Baru 40 persen pemudik yang kembali dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.

img_title
VIVA.co.id
20 Juni 2018