Para Koruptor di Medan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

Ilustrasi narapidana
Sumber :
  • Abdullah Hamann/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Narapidana kasus tindak pidana korupsi yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan kelas IA Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan pada peringatan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2016 nanti.

img_title Menteri Imipas Pastikan Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Alasannya karena Proses Remisi Tak Benar

"Sembilan orang kasus korupsi mendapat remisi 17 Agustus tahun ini. Namun, tidak langsung bebas," kata Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Marolan J. Baringbing, saat dikonfirmasi VIVA.co.id, Selasa, 16 Agustus 2016. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan pada HUT ke-71 RI tahun ini, total ada 9.081 narapidana di rutan dan lapas di Sumatera Utara mendapatkan remisi. Diantara mereka yang mendapat Remisi Umum, dan langsung bebas setelah dikurangi masa hukumannya ada 406 orang.

img_title Remisi Sakit Berkepanjangan Indra Kenz Dievaluasi, Bebas Bersyaratnya Bakal Batal?

"Seluruh remisi akan diberikan pada tanggal 17 Agustus 2016, besok lah," jelasnya.

Menurut Marolan, untuk saat ini penghuni lapas dan rutan di Sumatera Utara berjumlah 23.960 narapidana dengan 14.178 laki-laki dan 717 perempuan.

img_title Sebanyak 20.500 Narapidana Se-Jabar dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 346 Orang Langsung Bebas

"Sedangkan, tahanan pria sebanyak 8.614 orang dan tahanan wanita berjumlah 451," katanya.

(ren)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto

Sejumlah Pegawai Imipas Disanksi Buntut Dugaan Jual Beli Remisi Napi

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menjatuhkan sanksi ke sejumlah pegawai yang diduga terlibat praktik jual beli pemberian remisi ke narapidana.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut