Komnas PA Selidiki Perdagangan Anak di Sumbar

Arist Merdeka Sirait.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Diza Liane

VIVA.co.id – Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengungkapkan, telah terjadi perdagangan anak di sebuah kafe hiburan malam di Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). Para korban tidak diberitahu pekerjaan yang akan dijalani meski sebelumnya, mereka dapat iming-iming gaji yang menjanjikan.

img_title Napi Lapas Cipinang Kendalikan Bisnis Open BO Pelajar Sejak 2023, Kok Bisa?

Kasus ini terungkap setelah M (48), orangtua remaja R (16), selaku korban perdagangan anak melaporkan kasus ini ke Komnas Perlindungan Anak agar mengusut kasus yang terkait anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dua orang pamannya sudah minta supaya Komnas memberikan perlindungan pada dua korban dan satu saksi kunci," kata Arist Merdeka Sirait di Jakarta, Rabu, 7 September 2016.

img_title Polisi: Korban Prostitusi Berkedok Terapis di Jakut Totalnya 30 Orang, Ada Anak di Bawah Umur

Menurutnya, R saat ini merupakan salah satu dari tiga saksi dugaan perdagangan anak untuk dieksploitasi menjadi pekerja di tempat hiburan malam di Pasaman. Adapun korban lainnya, yaitu D (12) dan A (18).

"Tak hanya keluarga R, juga ada korban lainnya yang membuat pengaduan ke Komnas Perlindungan Anak pada Sabtu, 3 September 2016," kata Arist.

img_title PPATK Ungkap Fakta Kasus Prostitusi Anak, Angka Transaksi Hampir Rp5 Miliar

Adapun alasan R mendapat perlindungan, lanjut Arist, karena R dan dua korban lainnya menjadi saksi kunci yang bisa membuka sindikat perdagangan anak di kafe tersebut.

"Korban ini bisa membuka sindikat perdagangan anak yang terjadi di sana," ujarnya.

Berdasarkan infomasi yang ada, kasus tersebut juga telah ditangani pihak Kepolisian. Petugas telah menangkap satu pelaku, yaitu muncikari kafe berinisial B.

"B yang ditangkap ini baru eksekutor, belum melibatkan atasnya. Ini jaringan yang sistematis dan serius. Yang ingin kita sampaikan saksi kunci dan korban ini harus diselamatkan," kata Arist.

Di samping itu, masih ada tersangka yang masih berkeliaran dan dalam pengejaran polisi, yaitu E (anak dari inisial B) yang diduga sebagai kaki tangan B.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jaringan di Jakarta dan E itu masih berkeliaran. Kami berharap polisi kembangkan lagi. E ini anak kandung dari B," katanya.

 

Ilustrasi pelecehan seksual

Dugaan Prostitusi Anak di Blok M Viral di X, Berawal dari Pengakuan Turis Jepang

Dugaan praktik prostitusi anak yang disebut melibatkan turis asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tengah mengguncang media sosial. Kasus ini ramai dan disorot.

img_title
VIVA.co.id
14 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut