Tren Baru, Mabuk dengan Pembalut Wanita

Ilustrasi pembalut.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id - Puluhan pedagang bir di Surabaya dan Sidoarjo membuat komitmen melawan minuman keras oplosan di gedung Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jawa Timur di Surabaya, kemarin. Mereka mendukung pemerintah memberangus peredaran miras oplosan.

img_title 800 Ribu Orang Tewas Tiap Tahun, tapi Bukan akibat Perang

Dalam acara ini, para pedagang bir dan minuman beralkohol melakukan penandatangan komitmen melawan miras oplosan. "Kami siap membantu pemerintah dan Kepolisian untuk melindungi generasi muda dari bahaya oplosan," kata Ketua Forum Komunikasi Pedagang Minuman Beralkohol Seluruh Indonesia (FKPMBSI) Surabaya-Sidoarjo, Heri Dwi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan, miras oplosan telah memakan banyak korban jiwa, termasuk generasi muda. Kendati sering dirazia dan ditindak aparat penegak hukum, peredarannya tetap marak. "Karena bahannya mudah didapat di apotek toko bahan kimia," kata Heri.

img_title Pelajar di Serang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Jasad Ditemukan di Sungai

Akses internet yang terbuka dan bebas, katanya, juga memudahkan kalangan muda belajar mengolah bahan miras oplosan untuk bermabuk ria meski itu berbahaya. "Kalau dulu mabuk dengan menghirup lem, sekarang ada tren mabuk dengan bahan pembalut wanita dan popok bayi," ujarnya.

Soal tren mabuk dengan pembalut wanita dan popok bayi, Heri mendengar cerita itu dari siswa SMP di Sidoarjo. Biasanya, mereka meracik itu dengan cara merebus pembalut wanita dengan air dan dicampur beberapa tetes alkohol dan bensin. "Itu lebih murah dari daripada cukrik atau arak," ujarnya.

img_title Tekan Gaya Hidup Mewah, Xi Jinping Larang Pejabat Tiongkok Habiskan Uang untuk Alkohol dan Rokok

Heri sepakat jika pemerintah mengatur peredaran minuman beralkohol dengan pendekatan komprehensif. Dia mengaku pedagang bir akan mematuhi aturan yang ditentukan. Tapi praktik pengoplosan miras juga harus ditindak tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan sampai karena ada kasus yang mati karena mengkonsumsi minuman oplosan, kami pedagang bir jadi kambing hitam. Padahal pedagang bir tidak pernah menjual sembarangan, apalagi menjual kepada pelajar.”

(mus)

Whisnu Santika

Mimpi Disuruh Gusdur ke Masjid, Whisnu Santika Langsung Tobat dari Alkohol

DJ Whisnu Santika membagikan pengalaman mencengangkan yang menjadi titik balik dalam hidupnya. Tak dipungkiri, perubahan hidup seseorang terkadang datang dari pengalaman.

img_title
VIVA.co.id
2 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut