KPK Terus Pantau Persidangan La Nyalla Hingga Putusan

Terdakwa kasus suap dana hibah yang juga Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA.co.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief turut menyaksikan persidangan kasus korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 hingga 2014, dengan terdakwa La Nyalla Mattalitti, Rabu, 5 Oktober 2016.

img_title Soal Kasus Bupati Kuansing, KPK Tidak Menutup Peluang Periksa Menhut

Sidang La Nyalla beragendakan pemeriksaan saksi-saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikonfirmasi kehadirannya, Laode mengatakan kehadirannya sebagai bentuk koordinasi dan supervisi antara KPK dan Kejaksaan Agung. Diketahui, saat sidang masih beragendakan pembacaan putusan sela, Pimpinan KPK yang hadir ketika itu adalah Saut Situmorang.

img_title KPK Pastikan Jadwal Ulang Pemanggilan Nusron Wahid: Mudah-mudahan Dia Datang

"Sejak penyelidikan dan kemudian penyidikan kasus ini, Kejagung meminta bantuan KPK. Saya pikir cuma sampai di situ saja, tetapi Kejagung juga minta tim koordinasi dan supervisi KPK melihat dalam rangka penuntutan kasus ini," kata Laode di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Lagipula, kasus La Nyalla juga dianggap penting oleh KPK. Terlebih, pengusutan kasus ini melewati proses yang cukup panjang dan sempat tiga kali diajukan ke praperadilan di Jawa Timur.

img_title KPK Respons Kabar Nusron Wahid Pergi ke Luar Negeri Lagi, Tidak Bisa Dicekal?

"Waktu itu kan dilaksanakan di Jatim, KPK minta untuk dipindahkan saja ke Jakarta. Karena Kejaksaan mohon untuk Korsup, maka sampai sekarang kami laksanakan. Karena kami anggap kasus ini memiliki kekhasan yang lain, karena waktu itu sudah praperadilan, tapi menurut Kejaksaan, untuk minta dokumen agak susah di Jatim, makanya KPK ingin membantu teman-teman Kejaksaan," kata Laode.
 
KPK kata Laode, tak mencurigai hakim-hakim yang menyidangkan kasus La Nyalla. Namun karena ini adalah koordinasi supervisi, pihaknya akan terus memonitor hingga kasus ini diputuskan.

"Kami percaya dengan independensi hakim-hakim yang menyidangkannya, tapi pada saat yang sama kami ingin melihat kerja sama lebih baik antara Kejaksaan dan KPK," ujar Laode.

Ilustrasi Gedung KPK

Dua Pejabat KPK Dipulangkan ke Kejagung, Sudah Lebih dari 10 Tahun Bertugas di Lembaga Antirasuah

KPK mengonfirmasi adanya pemindahan dua pejabatnya ke Kejagung mulai 1 November 2026. Keduanya telah bertugas di lembaga antirasuah lebih dari 10 tahun.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut