Polisi Bawa Dua Istri Terduga Teroris Bom Panci Bandung

Aparat Polrestabes Bandung menggeledah rumah Soleh alias Gungun, seorang terduga teroris, di Jalan Jamika, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin, 13 Maret 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dede Idrus

VIVA.co.id - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung membawa dua istri Soleh alias Gungun, terduga teroris, dalam penggeledahan di rumahnya di Jalan Jamika, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin, 13 Maret 2017.

img_title Radea Respati Paramudhita Apresiasi Pengabdian Masyarakat KCK FEB Universitas Widyatama karena Lakukan Ini

Berdasarkan pantauan VIVA.co.id, mereka keluar dengan mengenakan kerudung bercadar hitam dan dijaga ketat polisi wanita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggeledahan itu untuk penyelidikan kasus peledakan bom berjenis bom panci di Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, pada Februari 2017. Sholeh alias Gungun ditangkap tim Mabes Polri beberapa waktu lalu.

img_title Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Berinisial AR di Ciamis, Buku hingga Ponsel Disita

Suhendra, Ketua RT setempat yang turut menyaksikan penggeledahan itu, mengaku hanya mengenal istri pertama Gungun, Sedangkan istri keduanya baru menghuni rumah itu selama dua bulan terakhir.

"Mereka istrinya (Sholeh), namanya Fitri, dan kedua juga sama Fitri. Tapi yang kenal istri pertamanya saja karena sudah terdaftar. Istri kedua mau daftar tapi keburu ada penggerebekan," kata Suhendra.

img_title DPRD Kota Bandung Usulkan Raperda Administrasi Kependudukan Adaptif soal Transformasi Digital & Mobilitas Penduduk

Selain kedua istri Gungun, polisi pun membawa beberapa barang dari rumah terduga teroris. Namun belum ada keterangan resmi dari Kepolisian soal barang-barang yang disita. Aparat akan menggeledah tempat pembuatan bom di kawasan Kiara Condong, Bandung. (mus)

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut