Heboh Dugaan Kecurangan Kelompok Penyelamat Hewan

Ilustrasi/Penanganan hewan peliharaan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

VIVA.co.id – Jejaring sosial Instagram ramai membicarakan dugaan kecurangan yang dilakukan kelompok penyelamat hewan. Perbincangan ini mencuat berawal dari unggahan protes dari akun artis dan aktivis sosial Melanie Subono yang mempertanyakan keberadaan anjingnya.

img_title Kasus Lama, Ketua Animal Defenders Indonesia Jadi Tersangka Laporan Melanie Subono

Dalam laman Instagram-nya, Melanie mengunggah perihal kekecewaannya atas ketidakjelasan anjing miliknya yang telah dititipkan selama beberapa waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penelusuran VIVA.co.id, kekecewaan Melanie ini juga diunggahnya di laman situs miliknya, melaniesubono.wordpress.com, dari laman ini artis kelahiran Jerman tahun 1976 itu merinci kekecewaannya kepada kelompok penyelamat binatang, tempatnya menitipkan hewan peliharaan.

img_title Pramono Sambut Baik Usulan Pembuatan Pulau Kucing seperti di Jepang

Sepertinya kekecewaan Melanie ini memuncak lantaran ia terlanjur mempercayai kelompok penyelamat satwa, bahkan termasuk menjadi donatur dari lembaga itu.

Namun sayang, ada dugaan kecurangan bahwa hewan yang dipelihara oleh kelompok ini. "Sampai ada apa apa dengan nina mungkin saya bs maafin itu karena hidup mati di tangan Tuhan. Tapi saya jauh lebih kecewa dengan kepercayaan dan pertemanan yang lo hancurkan," tulis Melanie seperti dikutip VIVA.co.id, Senin, 10 April 2017.

img_title Viral Kucing Persia Dicekoki Minuman Keras, Animal Defenders Bakal Lapor ke Polisi

Sejauh ini, merujuk dari akun Instagram milik Melanie, telah ada perjanjian untuk penyerahan anjing milik Melanie pada hari Rabu, 12 April 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya saja, Melanie mendesak untuk penyerahan anjing itu pada Senin, 10 April 2017. "gw minta dianter HARI INI. Temen temen deket gw dan bbrp dokter dll MENUNGGU DI : --ANIMAL CLINIC JAKARTA , JL WARUNG BUNCIT RAYA 23 deket Ace Hardware," tulis Melanie.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut