Menteri Agama Ingin Madrasah Gelar UN Berbasis Komputer

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Eka Permadi

VIVA.co.id - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menginginkan semua madrasah tsanawiyah (MTS) menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebab, sekarang sebagian besar MTs masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNBKP) alias ujian nasional manual.

img_title Kemendikdasmen Ubah Ujian Nasional Jadi TKA, Tapi Bukan Standar Kelulusan

"Kita berusaha meningkatkan diri. Kalau sekarang (sebagian besar MTs melaksanakan Ujian Nasional) berbasis kertas dan pensil, ke depan ujian MTs ini bisa berbasis komputer," kata menteri agama saat meninjau UN MTS Negeri 1 Kota Serang, Banten, pada Rabu, 3 Mei 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Lukman, pada prinsipnya, sebagian besar MTs pun sudah siap menggelar UNBK. Kondisi itu tercermin dalam pelaksanaan UNBKP yang diikuti lebih satu juta siswa MTs se-Indonesia yang berjalan lancar dan tanpa kendala berarti.

img_title Mendikdasmen Beri Sinyal Akan Ada Ujian Nasional Kembali pada Tahun 2026

Keinginan menteri itu setelah menerima keluhan dari kepala MTs Negeri 1 Kota Serang, yang masih menggelar ujian menggunakan kertas dan pensil atau secara manual.

"Kami masih melakukan ujian berbasis kertas dan pensil. Mudah-mudahan ke depannya bisa melakukan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer)," kata Ahmad Rifa'i, kepala MTs Negeri 1 Kota Serang.

img_title Wacana UN Diberlakukan Kembali, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti

Madrasah (madrasah ibtidaiyah [setingkat sekolah dasar], madrasah tsanawiyah [setingkat sekolah menengah pertama], dan madrasah aliyah [setingkat sekolah menengah atas]) berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam pada Kementerian Agama, bukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Namun penyelenggara ujian nasional adalah Kemendikbud.

Berdasarkan data yang dilansir dari laman resmi Kemendikbud, Kemdikbud.go.id, ada 1,309 MTs se-Indonesia yang melaksanakan UNBK dan 13,841 MTs yang masih menjalankan UNBKP. Sementara itu, pada tingkat SMP, sebanyak 5,566 sekolah dengan UNBK dan 26,340 sekolah UNBKP.

Polisi olah TKP peluru nyasar yang mengenai pelajar MTSN 1 Lumajang

Siswa Madrasah di Lumajang Jadi Korban Peluru Nyasar saat Jam Istirahat, Paha Tertembak

Siswa Madrasah asal Dusun Krajan II, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang itu menjadi korban peluru nyasar hingga mengalami luka tembak di bagian paha kiri.

img_title
VIVA.co.id
5 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut