Viva.co.id: Berita Hari Ini Terbaru Terkini dan Terpopuler

img_title

Lukman Hakim Saifuddin

25 November 1962
s/d
Sekarang
img_title img_title
Konsistensi pada amanah yang diberikannya memuluskan langkah Lukman Hakim Saifuddin di dunia politik. Lewat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ia beberapa kali lolos ke Senayan. Puncaknya, ia menjadi Menteri Agama mengikuti jejak ayahnya.

Pria kelahiran Jakarta, 25 November 1962 ini adalah anak dari pasangan Saefuddin Zuhri dan Solichah. Bapaknya adalah menteri pada zaman Presiden Soekarno. Tahun kelahiran Lukman bersamaan dengan tugas bapaknya sebagai Menterii Agama periode 1962-1968.

Sejak kecil Lukman sudah terbiasa dengan lingkungan tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Dia ikut mengaji dan belajar agama kepada ibunya. Bahkan pertama dia kenal membaca diajarkan oleh ibunya langsung.  SD dan SMP-nya di Jakarta. Dia masuk Pondok modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur dan selesai pada usia 21 tahun.

Setelah itu, kuliah di Fakultas Dakwah, Universitas Islam As-Syafiiyah, Jakarta. Semasa kuliah, Lukman aktif di kepengurusan NU. Dia menonjol dalam bidang kajian, pelatihan, dan penelitian.

Karier politiknya, dia mengikuti tradisi NU saat itu yang berlabuh ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada usia 35 tahun dia menjadi anggota DPR RI periode 1997-1999. Selanjutnya, tiga kali pemilu berturut-turut dia menjadi anggota DPR dan yang terakhir ini, dia menjadi Wakil Ketua MPR RI 2009-2014.

Di ujung tahun 2014, ia ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggantikan Suryadharma Ali, Ketua Umum DPP PPP,  menjadi Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Ia menjalani sebagai menteri hanya tiga bulan di masa akhir periode SBY.

Waktu yang diberikan terbilang singkat, Lukman tetap menuntaskan amanah sebagai menteri, meskipun saat itu namanya terpilih kembali dalam daftar anggota dewan pada pemilu 2014.

Konsistensinya dalam mengemban amanah berbuah hasil. Pada pergantian kepemimpinan pada Pilpres 2014, presiden terpilih Jokowi mengangkat kembali Lukman Hakim Saifuddin menjadi Menteri Agama RI dalam kabinet Indonesia Kerja 2014-2019.


KELUARGA
Istri               : Trisna Willy
Anak             : Naufal Zilal Kemal
                       Zahira Humaira
                       Sabilla Salsabilla


PENDIDIKAN
SD Negeri Jakarta
Madrasah Ibtidaiyah Manaratul Ulum Jakarta
SMP Negeri XI Jakarta
Pesantren Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, 1983.
S1 Fakultas Dakwah Universitas Islam As-Syafiiyah, Jakarta ( 1990 )

KARIER
Wakil Ketua Bidang Pengembangan Program Yayasan Saifuddin Zuhri (1994-sekarang)
Wakil Sekretaris PP-LKKNU (1985-1988)
Sekum YISC Al-Azhar (1985-1988)
Ketua Badan Pengurus Lakpesdam NU (1992-1995)
Sekretaris Forum Konstitusi (2004-sekarang)
Anggota Pengurus Lembaga Pusdiklat DPP PPP (1994-1999)
Ketua Lembaga Pusat Pendidikan dan Pelatihan DPP PPP (1999-2003)
Sekretaris PH DPP PPP (2003-2007)
Ketua PH DPP PPP (2007-2012)
Kepala Program Kajian Lakpesdam NU (1989–1995)
Project Manager Helen Keller International, Jakarta (1995–1997)
Anggota DPR RI periode (1997–1999)



Berita Terkait
Intip Spek Motor Eks Menteri Agama yang Digeber ke Aceh

Intip Spek Motor Eks Menteri Agama yang Digeber ke Aceh

Motor

21 September 2021
Eks Menteri Agama RI Riding dari Jakarta ke Aceh Pakai Motor Ini

Eks Menteri Agama RI Riding dari Jakarta ke Aceh Pakai Motor Ini

Motor

21 September 2021
Mantan Menag Lukman Hakim Diperiksa Terkait Haji dan Gratifikasi

Mantan Menag Lukman Hakim Diperiksa Terkait Haji dan Gratifikasi

Nasional

15 November 2019
Indeks Kepuasan Haji Meningkat, Menag: Ini Keberhasilan Semua Pihak

Indeks Kepuasan Haji Meningkat, Menag: Ini Keberhasilan Semua Pihak

Nasional

17 Oktober 2019
Menag Minta Santri Jadi Sosok yang Sebarkan Perdamaian

Menag Minta Santri Jadi Sosok yang Sebarkan Perdamaian

Nasional

13 Oktober 2019
Menag Lukman: Santri Adalah Penyebar Perdamaian

Menag Lukman: Santri Adalah Penyebar Perdamaian

Nasional

13 Oktober 2019
Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2019, Ini 5 Catatan Menag

Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2019, Ini 5 Catatan Menag

Nasional

8 Oktober 2019
Lima Catatan Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2019

Lima Catatan Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2019

Nasional

8 Oktober 2019
Menag: Moderasi Beragama untuk Semua Umat

Menag: Moderasi Beragama untuk Semua Umat

Nasional

8 Oktober 2019
Luncurkan Peringatan Hari Santri, Menag: Pasang Badan demi NKRI

Luncurkan Peringatan Hari Santri, Menag: Pasang Badan demi NKRI

Nasional

19 September 2019
Menteri Agama Pimpin Upacara HUT ke-74 RI di Konjen Jeddah

Menteri Agama Pimpin Upacara HUT ke-74 RI di Konjen Jeddah

Kabar Haji

17 Agustus 2019
Menag Lukman: Hakikat Berkurban Itu Mengedepankan Orang Lain

Menag Lukman: Hakikat Berkurban Itu Mengedepankan Orang Lain

Kabar Haji

11 Agustus 2019
Menag: Nahdliyin Seringkali Terlena dengan Nama Besar NU

Menag: Nahdliyin Seringkali Terlena dengan Nama Besar NU

Kabar Haji

8 Agustus 2019
Menag: Mbah Moen Bukan Hanya Milik NU, yang Lain Boleh Mendoakan

Menag: Mbah Moen Bukan Hanya Milik NU, yang Lain Boleh Mendoakan

Kabar Haji

8 Agustus 2019
Mbah Moen Wafat di Mekah, Menag Ajak Umat Muslim Salat Gaib

Mbah Moen Wafat di Mekah, Menag Ajak Umat Muslim Salat Gaib

Kabar Haji

6 Agustus 2019
Menag Ajak Jemaah Haji Mendoakan Korban Gempa Banten

Menag Ajak Jemaah Haji Mendoakan Korban Gempa Banten

Kabar Haji

2 Agustus 2019
Amirul Hajj Pimpin Rapat Persiapan Puncak Haji 2019

Amirul Hajj Pimpin Rapat Persiapan Puncak Haji 2019

Kabar Haji

2 Agustus 2019
Amirul Hajj Imbau Jemaah Haji Persiapkan Diri untuk Wukuf di Arafah

Amirul Hajj Imbau Jemaah Haji Persiapkan Diri untuk Wukuf di Arafah

Kabar Haji

1 Agustus 2019
Amirul Hajj Jajal Naik Bus Shalawat dari Masjidil Haram

Amirul Hajj Jajal Naik Bus Shalawat dari Masjidil Haram

Kabar Haji

1 Agustus 2019
Tiba di Mekah, Rombongan Amirul Hajj Tunaikan Umrah Wajib

Tiba di Mekah, Rombongan Amirul Hajj Tunaikan Umrah Wajib

Kabar Haji

1 Agustus 2019
Share :