Istri Jenderal Penampar Petugas Bandara Minta Maaf

JOW, istri jenderal penampar petugas bandara.
Sumber :
  • bayu januar/VIVA.co.id

VIVA.co.id – JOW, istri jenderal di kepolisian yang saat ini ramai diperbincangkan lantaran menampar petugas Aviation Security di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya. JOW diperiksa terkait kasus tersebut.

img_title Dosen di Manado Dicokok Buntut Sebar Hoax Rektornya Sendiri

JOW tiba di Polda Metro pada pukul 19.20 WIB dengan didampingi kuasa hukum dan kerabatnya. Ia pun tampak keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum pada pukul 21.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai diperiksa, JOW yang memakai baju berwarna biru dongker ini tidak banyak bicara. Ia hanya meminta maaf atas kejadian penamparan tersebut.

img_title Habib Bahar Bin Smith Ditolak di Manado, Begini Kronologinya

"Saya memenuhi panggilan pihak kepolisian, Polres Manado di tempat ini. Saya sangat menyesali atas kejadian ini di Bandara Sam Ratulanangi, tanggal 5 Juli 2017, Rabu kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," kata JOW kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat 7 Juli 2017.

Usai memberikan keterangan tersebut, JOW enggan menjawab pertanyaan awak media terkait kronologis kejadian dan materi pemeriksaan.

img_title Tiga Bulan, 29 Ribu Warga Tiongkok Mendarat di Manado

"Terima kasih. Cukup," ujarnya singkat.

Sementara itu, kuasa hukum JOW, Lisye mengatakan kliennya diberi cukup banyak pertanyaan dalam pemeriksaan. Ia pun menuturkan kliennya sangat menyesali insiden tersebut.

"Cukup banyak pertanyaannya. Klien kami sangat menyesal dengan kejadian di Airport Sam Ratulangi tanggal 5 Juli. Materi pemeriksaan seputar kronologis saja," ucapnya.

Sebelumnya, peristiwa penamparan yang dilakukan JOW terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Rabu 5 Juli pukul 07.20 WITA, Kasus itu sempat menjadi viral di media sosial.

Kronologisnya, ketika perempuan yang mengaku istri pejabat polisi bintang satu masuk pintu X-Ray SCP 2, tiba-tiba pintu detektor berbunyi karena dia memakai jam tangan.

Petugas Avsec bernama Elisabeth Jenny Wehantow kemudian melakukan pemeriksaan dan meminta agar jam tersebut dilepas untuk dimasukkan ke dalam X-ray. Ibu tersebut rupanya tidak terima dengan sikap petugas Avsec dan langsung menempeleng petugas Avsec tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ibu tersebut kemudian dibawa ke polsek bandara untuk dimintai keterangan, kemudian dilakukan mediasi oleh polsek bandara.

Setelah mediasi, ibu penampar petugas Avsec kemudian melanjutkan penerbangan dengan flight Garuda Indonesia GA-603 rute Manado - Cengkareng pukul 11.00 WITA dengan mendapat pengawalan dari petugas Polsek Bandara

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut