Jangan Ragu Berburu KPR

Ilustrasi Kota Meikarta
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Tak ada harga hunian baik rumah maupun unit apartemen yang turun. Maka jangan ragu untuk berburu kredit pemilikan rumah (KPR). Apalagi kini infrastruktur makin gencar sehingga nilai investasi di sektor properti akan terus melambung.

img_title BP BUMN: Penyelesaian Masalah Proyek LRT City Ditargetkan Rampung 15 Oktober 2026

KPR di Indonesia masih berpeluang besar untuk berkembang, seiring dengan perkembangan kawasan-kawasan pemukiman modern. Apalagi sekarang ini para developer juga sadar betul akan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk tinggal di pemukiman dalam lingkungan yang aman dan sehat. Tentu saja dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Betapa besarnya peluang untuk memanfaatkan KPR bisa dilihat dari rasionya dengan produk domestic bruto (PDB). Lihat saja, pada 2015 di Singapura rasio KPR terhadap PDB mencapai 45,9 persen, di Malaysia 37,8 persen, dan di Thailand 22,8 persen. Sedangkan di Indonesia hanya 2,8 persen.

img_title Gandeng BUMN Raksasa dari China, DMS Propertindo Percepat Urbanova Edu Hub

KPR tentu saja bisa dimanfaatkan mengikuti tren yang sedang menguat, yaitu tinggal di unit apartemen modern dari yang termurah hingga termahal. Adalah kenyataan bahwa unit-unit apartemen dengan harga terjangkau pun kini banyak bermunculan di lingkungan yang nyaman dan aman, plus fasilitas modern seperti jaringan internet super cepat, sekolah berkualitas baik, sport center dan sebagainya.

Maka sesungguhnya tak ada alasan untuk tidak memanfaatkan KPR yang  banyak ditawarkan oleh bank-bank pemerintah maupun swasta.

img_title Kembangkan Pusat Logistik Baru di Indonesia, ESR dan INA Perluas Kemitraan

Apalagi kini otoritas keuangan nasional juga mendorong peningkatan bantuan finansial kepada masyarakat agar menghentikan kebiasaan tinggal di rumah kontrakan. Dorongan ini terkait dengan keinginan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal, yang juga bernilai sebagai investasi masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tinggal di rumah kontrakan yang selama ini menjadi kebiasaan banyak warga kota seperti Jakarta, sesungguhnya merugikan. Bagaimana tidak, biaya kontrakan makin lama makin mahal sementara harga lahan selalu naik. Maka, suatu saat ketika ingin memiliki hunian sendiri, mereka yang terbiasa tinggal di rumah kontrakan tak punya dana mencukupi.

Oleh karena itu, jangan abaikan peluang untuk memperoleh KPR yang bunganya cenderung turun. Tak perlu khawatir mengikuti tren tinggal di unit apartemen karena inilah tuntutan masyarakat modern sebagaimana telah terbukti di semua belahan dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut