Perpanjangan Usia Hakim Agung

Kongres Advokat Dukung Bagir

VIVAnews – Di tengah tentangan publik terhadap rencana perpanjangan usia hakim agung sampai 70 tahun dalam revisi UU Mahkamah Agung, dukungan datang dari Kongres Advokat Indonesia (KAI). Presiden KAI Indra Sahnun Lubis mengatakan seharusnya batas usia hakim agung lebih dari 70 tahun.

img_title Isu Palestina Masuk Agenda Besar, Anak Muda Masjid Siapkan Acara Internasional Libatkan 38 Negara

Indra Sahnun beralasan, regenerasi Mahkamah tidak penting. ”Kalau hakim-hakim muda, usia 60 tahun masuk, korupsi justru akan berjalan terus di Mahkamah,” tambahnya kepada wartawan sebelum menemui Komisi Hukum Dewan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis, 25 September 2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra mengatakan dalam usia 70 tahun, kemampuan berpikir seseorang justru lebih dewasa, arif, dan bijak. Indra mencontohkan Adnan Buyung Nasution, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, yang justru lebih vokal saat usianya di atas 70 tahun. ”Jadi jangan dikatakan mereka pikun,” katanya.

img_title Kopdes Ikut Jadi Pemasok, Pertamina Patra Niaga Siap Produksi SAF dan Green Gasoline dari Jelantah

Soal integritas, Indra mengatakan para hakim agung yang saat ini masih menjabat relatif bersih. ”Termasuk Bagir Manan, apalagi dia masih 67 tahun,” tambahnya.

Menurut Indra, tugas pemerintah untuk meningkatkan kesehatan para hakim agung. ”Kalau memang tidak sehat lagi, bisa diganti, dan di-impeach,” katanya.

img_title Juara Bertahan Langsung Mengamuk, GS Caltex Kirim Sinyal Bahaya untuk Megawati Cs

Rencana memperpanjang usia hakim agung yang menurut UU No 5 Tahun 2004 tentang Mahkamah Agung hanya sampai 65 tahun atau bisa diperpanjang sampai 67 tahun dengan persyaratan khusus, tak hanya datang dari kalangan LSM, namun juga dari mantan-mantan hakim agung yang sudah pensiun. ”Para hakim agung yang menolak itu, sakit hati sama Mahkamah,” katanya, menanggapi.

Dirut Peruri, Letjen TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko

Teguh Arief: Kedaulatan Energi Nasional Harus Ditopang Kepercayaan Digital

Direktur Utama Peruri Letjen TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko menekankan pentingnya penguatan kepercayaan digital dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan energi nasional

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut