Alih Profesi Pekerja Tol Dilakukan Bertahap

Pengguna jalan tol melintas di samping gardu tol yang melayani pengisian ulang e-Money Mandiri di Gerbang Tol Cililitan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

VIVA.co.id – Sebanyak 1.350 karyawan PT Jasa Marga terdampak dari kebijakan sistem otomatis di gardu tol. Badan Usaha Milik Negara ini mengklaim tidak akan memberhentikan mereka.

img_title Integrasi 3 Layanan Jasa Marga Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat Disorot Danantara

Menurut Vice President Operation Management PT Jasa Marga Tbk, Raddy R Lukman, ribuan karyawan tetap itu akan memiliki profesi baru namun secara bertahap digulirkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahap pertama, 557 Orang bukan di PHK tetapi dialihfungsikan," katanya, Minggu, 15 Oktober 2017.

img_title Lalu Lintas Tol Dalam Kota di Kedua Arah Kembali Normal

Raddy menyebut, sebanyak 557 karyawan yang akan dialihfungsikan pada tahap pertama itu akan ditempatkan untuk mengisi beberapa pos pekerjaan yang masih dimiliki Jasa Marga.

SOROT:

img_title Massa Aksi di DPR Masuk Tol Dalam Kota, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Mulai dari mengganti posisi karyawan sudah pensiun hingga mengisi posisi di gerbang tol baru yang akan difungsikan. "Kami sudah beroperasi mulai dari 1978, pasti banyak yang sudah purnabakti secara alamiah. Posisi ini tidak akan ditambahkan orang, tetapi mengisi dari yang ini," kata Raddy.

sorot non tunai - gerbang tol e-toll

Posisi lainnya, yakni untuk mengisi bagian pelayanan informasi Jasa Marga. "Di layanan lalu lintas dan informasi. Contohnya nanti di Wilayah Timur nanti kami siapkan petugas layanan terpadu. Ini bisa jadi rumah baru juga," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak cuma itu, Raddy menambahkan pihaknya juga akan menempatkan ulang para karyawan itu di bidang lain terkait infrastruktur. Termasuk pos pekerjaan sebagai petugas layanan lalu lintas, di rescue, dan lainnya.

"Banyak ruas tol anak usaha Jasa Marga mulai beroperasi, semisal tol Kualanamu, lalu Bawean-Salatiga, dan Surabaya-Mojokerto tahun depan sudah full beroperasi. Jadi bisa ke sana," kata Raddy.

Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono

Jasa Marga Cetak Laba Rp 1,9 Triliun di Semester I-2026

Jasa Marga membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp 10,3 triliun di semester I-2026, atau tumbuh sebesar 7,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut