ICW Sindir Dukungan Setya Novanto Bentuk Densus Tipikor

Aktivis ICW Emerson Yuntho
Sumber :
  • VIVA.co.id/Edwin Firdaus

VIVA – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritisi pernyataan Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Rakyat Setya Novanto yang secara terang-terangan mendukung pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tindak Pindana Korupsi (Tipikor). 

img_title Bahlil Tepis Setya Novanto Masuk Struktur Partai Golkar

Dukungan tersebut menurutnya, berbanding terbalik dengan status Novanto yang saat ini adalah seorang tersangka korupsi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pak Setnov dukung betul. Orang tersangka kasus korupsi, dukung betul,” kata Koordinator Divisi Monitoring Peradilan dan Hukum ICW Emerson Yuntho dalam sebuah diskusi, Jakarta, Sabtu, 21 Oktober 2017.

img_title Peluang Setnov jadi Pengurus Partai, Golkar: Dia Senior, Tak Mungkin Dibawah Bahlil

Novanto sebelumnya menyatakan, pembentukan Densus Tipikor sudah tepat karena didukung dengan sumber daya manusia dan kantor perwakilan daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Maka dari itu, Golkar pun mendukung pembentukan unit baru Polri tersebut.

Namun. Emerson menduga dukungan tersebut sama saja seperti menghilangkan peranan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai lembaga pemberantasan korupsi. Apalagi, lanjutnya, ruang lingkup pembentukan Densus Tipikor pun tak jauh dari ruang lingkup lembaga anti saruah tersebut.

img_title Penjelasan Resmi Kakanwil Ditjenpas Jabar Terkait Pembebasan Bersyarat Setya Novanto

“Kalau mendukung KPK, harusnya datang dia (dalam sidang e-KTP),” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ICW mengharapkan, rencana pembentukan Densus Tipikor dapat dikaji lebih lanjut. Menurutnya, penguatan sejumlah direktorat di tubuh internal Polri jauh lebih penting, ketimbang harus membentuk unit baru yang dikhawatirkan nantinya hanya akan memberikan stigma buruk di masyarakat.

“Ditambah saja gaji operasionalnya, dan bisa berkoordinasi dengan Jaksa Agung serta memperkuat koordinasi dengan supervisi KPK. Perlu adanya penguatan,” katanya. (ase)

Setya Novanto.

Satu Rumah Setya Novanto di Kupang Dilelang KPK

Aset Setya Novanto dijual KPK dengan nilai limit Rp2.181.065.000 atau Rp2,18 miliar. Bila masyarakat ingin membeli aset itu, maka harus setor uang jaminan sebesar Rp1 M

img_title
VIVA.co.id
26 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut