Lebih dari 9 Ribu Napi Dapat Remisi Natal

Ilustrasi remisi bebas napi
Sumber :
  • Antara/Yudi Mahatma

VIVA – Lebih dari 9 ribu narapidana beragama Nasrani akan mendapat hadiah Natal berupa remisi. Kabag Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto, mengatakan, warga binaan yang mendapatkan remisi terbagi empat kategori.

img_title Menteri Imipas Pastikan Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Dicabut, Alasannya karena Proses Remisi Tak Benar

Ade menjelaskan, narapidana beragama Nasrani jumlahnya 15.748 orang. Sementara itu, yang mendapatkan remisi RK I (pengurangan sebagian) hanya 9.158 orang dengan rincian 15 hari untuk 2.338 orang, satu bulan 5.895 orang, satu bulan 15 hari 745 orang, dan dua bulan 180 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk RK II (langsung bebas) 175 orang. Maka negara telah menghemat anggaran makan narapidana sebesar Rp3,76 miliar dari perhitungan jatah makan per orang narapidana sebesar Rp14.700," kata Ade dalam keterangannya dikutip VIVA, Sabtu, 23 Desember 2017.

img_title Remisi Sakit Berkepanjangan Indra Kenz Dievaluasi, Bebas Bersyaratnya Bakal Batal?

Remisi ini menyesuaikan Undang Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang pemasyarakatan pasal 14 (i). Warga binaan beragama Nasrani yang telah memenuhi syarat administratif serta substantif akan mendapat remisi pada Desember.

"Bagi umat Nasrani yang saat ini sedang menjalani hukuman, maka saat Natal nanti tepat 25 Desember 2017 akan mendapat pengurangan hukuman," dia menambahkan.

img_title Sebanyak 20.500 Narapidana Se-Jabar dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 346 Orang Langsung Bebas

Pengurangan hukuman diberikan apabila telah memenuhi syarat yaitu berkelakuan baik selama menjalani masa pidana atau telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan. Hal itu tertuang pada Pasal 3 Ayat 1 Permenkumham No. 21 Tahun 2013 dan Ayat 2 yang menyatakan syarat berkelakuan baik.

"Ayat 2 menyatakan syarat berkelakuan baik adalah tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Selain itu, telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan lapas dengan predikat baik," tuturnya.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto

Sejumlah Pegawai Imipas Disanksi Buntut Dugaan Jual Beli Remisi Napi

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menjatuhkan sanksi ke sejumlah pegawai yang diduga terlibat praktik jual beli pemberian remisi ke narapidana.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut