Difteri Mewabah, Wapres JK Ikut Vaksinasi

Wakil Presiden Jusuf Kalla di kampus Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, pada pada Senin, 4 Desember 2017.
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengaku ikut menerima vaksin atas penyakit difteri yang merebak beberapa waktu terakhir. JK menerima vaksin untuk penyakit berupa infeksi terhadap hidung dan tenggorokan itu pada pekan lalu.

Selaput Lidah Berwarna Abu-abu, Tak Selalu Gejala Difteri

"Ya (menerima vaksin), minggu lalu," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 27 Desember 2017.

Menurut JK, pemerintah sendiri menanggapi penyakit yang sudah merebak di hampir seluruh provinsi di Indonesia itu dengan serius. JK bersama Presiden RI Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) terkait penetapan merebaknya penyakit difteri sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) sore ini di Istana Bogor.

Pernah Vaksin Difteri, Perlukah Imunisasi Ulang saat Dewasa?

JK menyampaikan, pemerintah akan mengupayakan masyarakat menerima vaksin yang ampuh berkaitan dengan isu bahwa vaksinasi yang dilakukan terhadap penyakit difteri di masa lampau tidak efektif.

"Sekarang vaksinnya benar-benar harus yang asli," ujar JK.

Usai Imunisasi Difteri, Puluhan Santri Pamekasan Keracunan
Vaksin difteri

Kabupaten Garut KLB Difteri, Ini Tanda Gejala dan Cara Pencegahannya

Apakah itu difteri? Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas, masalah irama jantung dan bahkan kematian. Difteri diketahui juga dapat menularkan ke orang lain.

img_title
VIVA.co.id
2 Maret 2023