Demokrat Dekati PKS, PKB, PAN dan PPP Bikin Poros Ketiga

Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat, Agus Hermanto.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto mengatakan saat ini partainya menggunakan waktu seefektif mungkin untuk memunculkan poros ketiga di pilpres. Demokrat, kata dia akan mendekati PKS, PPP, PKB, dan PAN untuk poros itu.

Jika Pilpres 2024 Ada 3 Poros, SBY Bisa Jadi King Maker

"Apabila memang dicapai suatu koordinasi-koordinasi dan kesepakatan-kesepakatan sehingga dapat mengusung presiden dan wapres pada poros ketiga, bisa saja. Karena memang masih dimungkinkan," kata Agus di gedung DPR, Jakarta, Selasa 24 April 2018.

Ia menegaskan, seluruh parpol belum ada yang betul-betul secara sah ke KPU untuk menyampaikan usulannya baik capres maupun cawapres. Ada juga yang deklarasi tetapi masih terbatas dari capres saja.

Demokrat Lawan Keluarga Ratu Atut di Pilkada Banten

"Cawapresnya juga belum. Sehingga waktu itulah yang digunakan Demokrat untuk berkoordinasi dan menguatkan struktur dari Demokrat, sehingga di dalam koordinasi Demokrat juga bisa kemungkinan saja bisa juga mengusung dari poros ketiga," kata Agus.

Menurutnya, adanya poros ketiga menjadi suatu hal yang yang baik. Sehingga partainya memiliki banyak termasuk niatan membangun poros ketiga.

Demokrat Ungkap Kejanggalan Pembahasan RUU HIP sejak Awal

"Tentunya apabila disepakati dengan partai-partai yang lain. Bisa juga mendukung salah satu poros yang ada. Dan tentunya ini pun tergantung daripada koordinasi-koordinasi yang sekarang dilaksanakan. Sekarang ini memang full coordination. Sehingga semuanya harus diputuskan secara Pruden. Dan harus diputuskan secara mantap," kata Agus.

Saat ini ia melanjutkan tengah berkoordinasi dengan banyak partai. Sebab Demokrat memang hanya memiliki 10 persen. Sehingga harus mencari tambahan koalisi.

"Di antaranya tadi kan bisa saja dari PKS, bisa dari PPP, bisa dari PAN, bisa juga dari PKB. Sehingga koordinasi-koordinasi ini yang diperlukan untuk kita menentukan langkah selanjutnya untuk menempatkan strategi yang jitu terhadap pilpres tersebut," kata Agus.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya