Ketua DPR: Semua Harus Jaga Nama Baik DPR

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.
Sumber :

VIVA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap semua pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI untuk sekuat tenaga menjaga nama baik lembaga DPR RI. Diakuinya, DPR RI pernah diserang karena lemah dalam membuat Undang-undang (UU). Masyarakat seringkali tidak mengetahui dalam pembuatan UU selalu melibatkan pemerintah.

img_title Kelangkaan Minyak Goreng, Komisi 6 DPR: Rantai Pasok Rusak

“Kita setiap hari merupakan sasaran empuk dari publik, entah cuma untuk mencari panggung atau benar-benar mengkritik untuk membangun. Bila Lembaga ini baik, kita semua disini akan dianggap baik,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya, pada acara “Launching Website Sistem Data Informasi Penelitian serta Peluncuran Buku 3 Tahun BK DPR RI” di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Legislator Partai Golkar itu minta agar pegawai di lingkup Setjen dan BK DPR RI menjawab hal itu dan menjelaskan kepada masyarakat bahwasanya seringkali keterlambatan itu dikarenakan pihak pemerintah dan ahli tidak datang. Hal tersebut tentu saja membuat terhambatnya pembuatan UU.

img_title Pimpinan DPR Belum Izinkan RUU TPKS Dibahas saat Reses, Ini Alasannya

Terkait dengan peluncuran buku “3 tahun Badan Keahlian Bekerja untuk DPR RI” Bamsoet mengatakan selama ini BK DPR RI sudah menunjukkan kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh DPR RI. Kontribusi BK DPR RI sangat membantu penguatan lembaga yang hingga saat ini terus menerus dilakukan oleh DPR RI.

Ke depan, legislator dapil Jawa Tengah itu meminta BK DPR RI tidak hanya membantu penguatan legislasi, tetapi juga melakukan legislative review. Karena ada kemungkinan Undang-undang saat ini bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila serta sulit untuk diterapkan kepada masyarakat.

img_title DPR Minta Pemerintah Tak Naikan Harga BBM Bersubsidi

“Karena terlalu UU yang mengatur dan membuat aktifitas njelimet. Banyak aturan yang tumpang tindih dan menghambat gerakan kita, terutama dalam upaya membangun ekonomi. Semua akan disempurnakan di periode mendatang,” pungkas mantan Ketua Komisi III DPR RI itu.

Gedung Mahkamah Konatitusi. Dok. Pribadi.

MK, Mahkamah Bukan Tempat Sampah

UU bermasalah tak bisa terus dilempar ke MK. Legislasi harus transparan, partisipatif, dan bebas dari dominasi elite agar adil dan demokratis.

img_title
VIVA.co.id
5 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut