Pilkada Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni Siapkan Program Sembako Murah

Ir. H. Mulyadi dan Drs. H. Ali Mukhni calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.
Sumber :
  • twitter @panca66

VIVA – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mulyadi-Ali Mukhni melihat kondisi masyarakat saat ini begitu terpukul akibat pandemi COVID-19. Terutama banyaknya masyarakat yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

img_title KPU Surakarta Akui Verifikasi Ijazah Gibran saat Pilkada Tidak Sampai ke Singapura, Cuma Kemendikbud

Mulyadi-Ali Mukhni yang diusung oleh Partai Demokrat dan PAN padi Pilgub Sumbar 2020 merespon cepat persoalan yang dihadapi oleh masyarakat tersebut. Mulyadi mengatakan, terutama perihal kebutuhan pokok, harus dipastikan masyarakat kebutuhannya terpenuhi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus pastikan bahwa kebutuhan bahan pokok itu betul-betul mampu didapat oleh masyarakat Sumbar," kata Mulyadi kepada wartawan, Selasa, 8 September 2020.

img_title KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran Jadi Wapres: Pakai Dokumen saat Pilkada Surakarta

Baca juga: PDIP Kandas di Sumbar, Hasto: Mulyadi Goyah dalam Dialektika Ideologi

Mulyadi mengatakan, tidak ingin melihat masyarakat Sumbar yang kurang mampu luput dari perhatian. Seharusnya, mereka yang kurang mampu harus dijamin kebutuhannya.

img_title Hanura Prioritaskan Kader Berpotensi Maju Pileg-Pilkada

Mulyadi-Ali Mukhni sendiri telah menyiapkan program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Program tersebut yakni Operasi Sembako Murah Secara Berkala yang diutamakan bagi masyarakat kurang mampu.

Ketua DPD Demokrat Sumbar ini menyebut, pemerintah harus hadir mengatasi persoalan masyarakat akibat COVID-19. Karena pemerintah sudah diberi kewenangan, tinggal bagaimana mampu mengaplikasikan di lapangan yang memberikan dampak kepada masyarakat.

"Jangan sampai ada masyarakat Sumbar tidak mampu mendapatkan kebutuhan bahan pokok. Apabila tingkat kemampuan penghasilannya semakin menurun, daya beli mereka menurun," ujarnya.

"Maka dari itu pemerintah harus mencari solusi tersendiri," kata Mulyadi menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulyadi menyebut, pemimpin Sumbar ke depan akan menghadapi tantangan berat. Kondisi COVID hingga Sumbar sendiri tidak punya hasil alam yang melimpah, seperti batu bara, minyak, dan lainnya membuat pemimpin harus berfikir keras bagaimana keluar ataupun menekan dampak di tengah masyarakat.

"Terutama kita harus memikirkan bagaimana masyarakat kita yang penghasilnya sangat terbatas, ini harus menjadi tanggung jawab pemerintah ke depan," ujarnya. (ren)

Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono

Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Pencalonan Gibran di Pilkada: Tidak Ada Laporan Dokumen Pendidikan

Bawaslu Kota Surakarta, Jawa Tengah membuka suara tentang verifikasi faktual ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat maju dalam Pilkada Kota Surakarta 2020.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut