Belajar dari Pemilu 2019, Nasdem Aceh Siap Rangkul Ulama

Penyortiran surat suara Pilkada 2018. (Foto ilustrasi).
Penyortiran surat suara Pilkada 2018. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Jelang Pemilu 2024, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Aceh akan aktif melakukan pendekatan dengan barisan ulama di daerah Serambi Mekah tersebut. Hal ini merupakan evaluasi dari hasil Pemilu 2019.

Ketua DPW Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi, menjelaskan saat Pemilu 2019 ada gerakan sistematis untuk mem-framing negatif Nasdem. Dugaan ini yang dinilai pemicu jebloknya suara Nasdem di Aceh. 

Menurut dia, framing itu mulai dari aksi demonstrasi hingga Nasdem disebut partai penista agama.

"Ada framing negatif dilakukan secara sistematis. Melakukan demonstrasi, menyerang sesuatu yang tidak benar. Ada mobilisasi massa untuk menyerang kita, melakukan framing negatif, menyebut partai penista agama, dan lain-lain," ujar Taufiq, dalam keterangannya, Kamis, 16 September 2021.

Dia pun menginstruksikan kepada kader Nasdem Aceh agar melawan tudingan framing dengan cara positif.  

"Saya serukan kader Nasdem untuk melawan itu, karena kita tidak seperti mereka tuduhkan,” lanjut Taufiq.

Menurutnya, kader Nasdem diimbau punya komunikasi yang baik dengan masyarakat terutama tokoh ulama di Aceh. Dengan cara ini, setidaknya bisa meredam framing negatif terhadap Nasdem.