PKS Kritik Jokowi Beri Banyak Tugas ke Luhut Pandjaitan

Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan.
Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • M Yudha P/VIVA.co.id

VIVA – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Suryadi Jaya Purnama, mengkritisi penunjukan Luhut Pandjaitan (LBP) sebagai Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional oleh Presiden Joko Widodo. Setidaknya ini bukan satu-satunya tugas yang diberikan ke Luhut di luar sebagai Menko Maritim dan Investasi.

Menurut Suryadi, rangkap jabatan yang dilakukan Luhut di banyak instansi dan lembaga, justru berpotensi kontraproduktif.

“Presiden telah mengangkat Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional yang baru sesuai Perpres Nomor 53 Tahun 2022. Banyaknya tugas dan jabatan yang telah diemban oleh Luhut menuai sorotan dari berbagai kalangan, padahal masalah sumber daya air merupakan masalah yang serius dan tidak bisa ditangani secara setengah-setengah,” kata Suryadi, Selasa, 12 April 2022.

Suryadi meminta Presiden Jokowi, lebih bijak dalam menyelesaikan masalah-masalah sumber daya air dengan lebih strategis. Bukan sekedar mengganti ketuanya saja yang notabene sudah memiliki banyak tugas dan peran lain.

“Saat ini Luhut berada di tengah pusaran kontroversi perpanjangan masa jabatan Presiden, tentunya hal ini akan berpotensi akan adanya ketidakfokusan mengurusi urusan sumber daya air. Belum lagi berbagai jabatan yang baru saja diembannya, seperti Koordinator PPKM Wilayah Jawa dan Bali dan Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung,” jelasnya.

Anggota DPR dari Dapil Lombok NTB tersebut menjelaskan, pemberian amanat itu sendiri sebenarnya merupakan akibat tidak langsung dari adanya perubahan pembagian tugas menurut Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2019. Dimana Kementerian PUPR yang mengurusi bidang Sumber Daya Air, saat ini berada di bawah koordinasi Kemenko Maritim dan Investasi yang dipimpin oleh Luhut. 

Kendati demikian, terang dia, seharusnya perubahan Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional ini dilakukan segera setelah adanya perubahan koordinasi tersebut.