Soal Capres 2024, PDIP Minta Semua Kader Tegak Lurus Ikuti Megawati

Wakil Ketua MPR Republik Indonesia Ahmad Basarah.
Wakil Ketua MPR Republik Indonesia Ahmad Basarah.
Sumber :
  • ANTARA/Teuku Dedi Iskandar

VIVA Politik – Seluruh kader PDIP diminta untuk tegak lurus terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Termasuk menggenai pencapresan 2024, yang mana disebutkan dalam AD/ART itu merupakan hak prerogratif dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menanggapi soal Presiden Joko Widodo yang mencitrakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

“Kader-kader PDIP harusnya tegak lurus terhadap aturan yang dibuat sendiri oleh seluruh segenap partai di dalam setiap kongresnya. Ibu (Megawati) kan sudah mengingatkan jangan bermanuver, jangan double standar, jangan banyak pasang kaki dan lain-lain. Tegak lurus. Karna yang memberikan prerogatif kepada Ibu Mega ya partai itu sendiri dalam kongres,” kata Basarah di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin, 15 Agustus 2022.

Suasana Rakernas PDIP 2019 di Jakarta

Suasana Rakernas PDIP 2019 di Jakarta

Photo :
  • VIVAnews/Eduward Ambarita

Terkait kunjungan Jokowi ke Solo beberapa waktu lalu dan didampingi oleh Ganjar Pranowo, Wakil Ketua MPR RI fraksi PDIP ini menjawab diplomatis. Menurut Basarah, hal itu merupakan keberhasilan Megawati dalam mencetak kader-kadernya. Terbukti kader PDIP menjadi kepala daerah hingga Presiden RI.  
 
“PDIP telah membuktikan sebagai partai yang dipimpin oleh Ibu Megawati Soekanoputri, yang telah banyak melahirkan kader-kader calon pemimpin bangsa, baik di pusat maupun di daerah. Itulah keberhasilan dan kesuksesan Ibu Megawati memimpin PDIP,” ujarnya. 

PDI Perjuangan saat mendaftar sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 di kantor KPU RI

PDI Perjuangan saat mendaftar sebagai Calon Peserta Pemilu 2024 di kantor KPU RI

Photo :
  • Dokumentasi PDI Perjuangan

Atas dasar itu, Basarah menegaskan bahwa soal pencapresan yang diusung PDIP untuk 2024, sepenuhnya berada di tangan Presiden kelima RI itu. Sebab, Megawati lah yang paling mengetahui yang terbaik untuk kadernya dan partai. 

“Ibu Mega sebaagai causa prima dari proses kaderisasi dari rahim PDIP, Ibu Megalah yang paling tahu, siapa-siapa saja kader-kadernya yang akan ditugaskan. Apakah itu dari lembaga legislatif, eksekutif, atau struktural partai. Oleh karna itu, dalam kaidah kepartaian kami, tepatnya di AD/ART, diatur hak prerogatif Ibu Megawati sebagai ketum PDIP. Hak prerogatif inilah yang harus dihormati, ditaati dan dilaksanakan oleh segenap kader PDIP. Karena itu menajdi domain dan ranahnya Ibu Megawati,” imbuhnya