Rayakan HUT Ke-50, Ini Sejarah Panjang Berdirinya PDIP

Arena HUT PDIP ke-50 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta.
Sumber :
  • YouTube PDIP

VIVA Nasional – PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-50 partai di JIExpo Kemayoran Jakarta, hari ini, Selasa, 10 Januari 2023. Momen HUT PDIP ini menjadi pembuka untuk memasuki tahun politik 2023.

img_title Respons Menohok NasDem soal Ajakan PKS terkait Polemik Bukti Ijazah Gibran

PDIP merupakan partai yang ideologinya berdasarkan filosofi nasional resmi Indonesia, yaitu, Pancasila. Lalu, bagaimana sejarahnya? Simak ulasannya sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jelang HUT ke-50, PDIP Terima Masukan dari Opinion Leaders

Photo :
  • PDI Perjuangan

img_title PDIP Tegaskan Anak Muda Kini Hadapi Tantangan AI dan Keadilan Sosial

Dilansir dari laman pdiperjuangan, sejarah PDIP dapat dirunut mulai dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Ir Sukarno pada 4 Juli 1927.

PNI bergabung dengan Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba), Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), Partai Kristen Indonesia (Parkindo) dan Partai Katolik. Partai gabungan tersebut kemudian dinamakan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 10 Januari 1973

img_title Ratusan Warga Babel Operasi Katarak Gratis

Sejak awal terbentuk, konflik internal PDI terus terjadi dan diperparah dengan adanya intervensi dari pemerintah. Untuk mengatasi konflik tersebut, anak kedua yang juga putri pertama dari Bung Karno yakni Megawati Sukarnoputri didukung untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) PDI.

Namun pada pemerintahan Suharto, kala itu, tidak menyetujui dukungan tersebut kemudian menerbitkan larangan mendukung pencalonan Megawati Sukarnoputri dalam Kongres Luar Biasa (KLB) pada 2-6 Desember 1993 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. 

Larangan itu berbanding terbalik dengan keinginan peserta KLB.  Kemudian secara de facto, Megawati Sukarnoputri dinobatkan sebagai ketum DPP PDI periode 1993-1998. Sehingga pada Musyawarah Nasional (Munas) 22-23 Desember 1993 di Jakarta, Megawati Sukarnoputri dikukuhkan sebagai Ketum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI secara de jure. 

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di HUT ke-50 di Jiexpo, Kemayoran.

Photo :
  • YouTube PDIP

Konflik internal PDI terus terjadi hingga diadakan Kongres pada 22-23 Juni 1996 di Asrama Haji Medan. Pada 20 Juni 1996 para pendukung Megawati Sukarnoputri melakukan unjuk rasa hingga bentrok dengan aparat keamanan yang menjaga kongres. 

Kemudian pada 15 Juli 1996 pemerintah Suharto mengukuhkan Suryadi sebagai Ketum DPP PDI. Akhirnya pada 27 Juli 1996 pendukung Megawati Sukarnoputri menggelar Mimbar Demokrasi di halaman kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta Pusat.

Peristiwa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Jokowi dan Megawati Sukarnoputri di acara HUT PDIP ke-50.

Photo :
  • YouTube PDIP

Setelah itu, muncul rombongan berkaus merah kubu Suryadi yang kemudian terjadi bentrok dengan kubu Megawati Sukarnoputri. Peristiwa tersebut dikenal dengan Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli atau disingkat menjadi Peristiwa Kudatuli.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut