Bamsoet: MPR Dorong Pemerintah Ambil Langkah Lebih Tegas untuk Normalisasi Keamanan di Papua

Bambang Soesatyo
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Politik – MPR RI meminta Pemerintah segera mengambil langkah lebih tegas dalam menormalisasi keamanan di Papua, kata Ketua MPR Bambang Soesatyo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta, Selasa, 31 Januari 2023.

Jokowi Semarakkan Acara Puncak Hari Anak Nasional ke-40 di Papua

"Kami di MPR mendorong Pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah yang lebih tegas dan terukur untuk normalisasi keamanan di Papua," kata Bambang Soesatyo usai mengikuti audiensi MPR for Papua bersama Menkopolhukam Mahfud MD.

Dorongan tersebut merupakan salah satu hal yang dibahas dalam kunjungan MPR RI bersama MPR For Papua ke Kemenkopolhukam dan diterima langsung oleh Mahfud MD.

Netanyahu Terbang ke AS Temui Joe Biden Usai Nyatakan Mundur Pilpres 2024, Mau Ngomong Hal Ini

VIVA Militer: Menkopolhukam RI, Mahfud MD

Photo :
  • tniad.mil.id

Selain itu, Bambang mengatakan pihaknya juga mendorong Pemerintah untuk lebih gencar menyosialisasikan kesepakatan yang dimuat dalam kebijakan otonomi daerah dan dana otonomi khusus (otsus) di Papua.

Rayakan Hari Anak Nasional di Papua, Jokowi: Siapkan Anak Berkarakter bukan Cuma Pintar

"Sesuai dengan kesepakatan isi dari otonomi daerah dan dana otsus itu tentang pendidikan dan kesehatan gratis bagi seluruh warga Papua. Tentu saja, diiringi juga peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, plus peningkatan sumber daya manusia dan pengajarnya di sana. Saya kira itu inti yang tadi kami bahas," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mahfud menyampaikan secara garis besar pertemuan dengan Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, dan Ketua MPR For Papua Yorrys Raweyai bertujuan untuk membahas tindak lanjut pengembangan Papua usai diterbitkannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua.

Mahfud mengatakan dalam pertemuan tersebut dibahas pula persoalan jangka pendek di Papua, yakni persiapan infrastruktur pemerintahan, pembentukan daerah otonom baru (DOB), dan persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024 di empat DOB provinsi di Papua, yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

Ilustrasi Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu, 5 Desember 2018.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Berikutnya, dibahas pula tentang persoalan jangka panjang, salah satunya terkait masalah pendidikan di Papua. Dalam audiensi itu disepakati bahwa dalam dua pekan ke depan akan ada pertemuan secara khusus dan komprehensif terkait hal tersebut. (ant)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya