Heboh Lagi Isu 2 Poros Pilpres 2024, Pakar: Tidak Ada Asap Jika Tidak Ada Api

Penghitungan surat suara Pilpres 2019 (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta - Dinamika politik jelang pendaftaran capres dan cawapres tengah jadi perhatian karena muncul lagi isu dua poros koalisi bisa terjadi di Pilpres 2024. Kemunculan dua poros ini kembali dilontarkan elite politisi seperti Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid.

Pakar politik Ujang Komarudin menganalisa isu dua poros itu sudah ada sejak sekitar dua tahun lalu. Bagi dia, isu itu muncul karena ada pemicunya lantaran makin dekat dengan masa pendafaran capres dan cawapres.

"Saya melihat begini tidak ada asap jika tidak ada api. Dalam konteks itu, kan dalam skema dua pasangan itu, saya melihat sejak dua tahun lalu. Digoreng-goreng itu lalu di detik-detik terakhir jelang pendaftaran katakanlah tanggal 19 (Oktober) nanti," kata Ujang dalam Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne yang dikutip VIVA pada Jumat, 22 September 2023.

Baca Juga: Petinggi PKB Sebut Pilpres 2024 Bisa Jadi Cuma 2 Poros

Menurut Ujang, bukan hanya PKB tapi juga PDIP yang melontarkan isu skema dua poros tersebut. Ia menyinggung elite PKB dalam isu dua poros itu menyangkut poros perubahan dan keberlanjutan

Dia menganalisa, jika benar dua poros itu terjadi, maka bisa saja duet Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar alias Cak Imin gagal dapat tiket ke Pilpres 2024. Ujang memprediksi bila Anies-Cak Imin gagal maka hanya tersisa poros Ganjar Pranowo dengan Anies Baswedan.

"Misalkan kalau Cak Iminnya lari dari Koalisi Perubahan, masih bisa lari. Siapa yang menjamin tidak bisa lari? Kalau lari pun artinya masih ada dua, Ganjar dan Prabowo," jelas Ujang.

PKB Undang Bobby Nasution Jalani Uji Kelayakan Bakal Calon Gubernur Sumut

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Rapat Koalisi Perubahan

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Pun, Ujang menyinggung skema paket yang dulu pernah ditawarkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Skema dua paket itu menurutnya menyertakan Ganjar dan Anies.

Buka Peluang Dukung Kaesang di Pilgub Jakarta, Cak Imin Kasih Syarat Ini

"Dua poros juga yaitu Ganjar, Anies. Tapi, ini kan tidak diterima pak Lurah lah, kira-kira begitu," sebut Dosen Universitas Al Azhar tersebut.

Namun, ia menyoroti skema dua poros itu kini muncul lagi. Maka, menurutnya perlu dilihat dinamika politik selanjutnya "Ending-nya seperti apa? Kita lihat nanti," jelasnya.

Daftar Ormas Keagamaan Bisa Kelola Tambang, PKB Mau Usung Kiai Marzuki Lawan Khofifah

Dia bilang potensi dua poros itu kemungkinan bisa terjadi di 2024. Ujang bilang demikian karena dalam politik selalu ada kemungkinan.

"Politik itu bukan angka matematis, selalu berubah. Ending semua itu kan kita akan lihat ke depan seperti apa?" tuturnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.

Indef Sebut Mundurnya Dua Petinggi Otorita IKN Jadi Sentimen Negatif bagi Investor

Ekonom senior Indef mengatakan, mundurnya Kepala Otorita IKN dan wakilnya merupakan sentimen negatif yang bisa memperburuk iklim investasi di IKN.

img_title
VIVA.co.id
4 Juni 2024