Grace Natalie: Banyak DPW dan DPD PSI Ingin Kaesang Jadi Ketua Umum

Kaesang Pangarep gabung dengan PSI
Sumber :
  • Twitter PSI

Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengatakan, sejak putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, bergabung dengan partainya, telah muncul sejumlah aspirasi di internal PSI terkait hal tersebut.

Real Count KPU: PSI Sudah 3 Persen, PPP Sedikit di Bawah Ambang Batas Parlemen

Dia mengaku, banyak aspirasi agar Kaesang menjadi Ketua Umum DPP PSI, yang datang dari jajaran kader PSI tingkat DPW hingga DPD.

"Setelah Mas Kaesang kemarin jadi anggota PSI, banyak aspirasi dari DPW dan DPD PSI agar Mas Kaesang jadi Ketua Umum," kata Grace kepada wartawan, Minggu, 24 September 2023.

Dipimpin Kaesang, PSI Dapat Jatah Kursi Pimpinan Dewan di Solo

Kaesang Pangarep menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dari Ketua Umum PSI Giring Ganesha di Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 23 September 2023.

Photo :
  • ANTARA/Aris Wasita

Dengan adanya wacana menjadikan Kaesang sebagai Ketua Umum DPP PSI, Grace pun memastikan bahwa aspirasi tersebut akan dibicarakan dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang bakal digelar DPP PSI pada Senin, 25 September 2023 besok.

Survei Indikator Politik Klaim Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi

"Usulan-usulan itu akan kita bicarakan dan diskusi secara intensif di Kopdarnas itu. Kita tunggu saja apa rekomendasi dari kawan-kawan se-Indonesia," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Kaesang Pangarep juga telah mengumumkan bahwa dirinya resmi terjun ke dunia politik, dengan bergabung bersama PSI. Peresmian keanggotaan Kaesang dilakukan di kediaman Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 23 September 2023 kemarin.

Bergabungnya Kaesang ke PSI itu pun turut disaksikan langsung oleh para petinggi PSI, yakni seperti Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, dan Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni.

Kaesang sendiri sempat mengatakan, keputusan bergabung dengan PSI sudah melalui pertimbangan matang, karena dia ingin menjadikan anak-anak muda aktif dalam dunia politik.

"Keinginan kami ingin anak-anak muda itu bisa lebih terlibat di sektor publik. Apalagi di Pemilu anak muda biasanya sebagai objek pasif," ujar Kaesang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya