Imparsial: Jokowi Seharusnya Pilih Orang Lain Bukan Wiranto

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto.
Sumber :
  • Foto: VIVA.co.id/Fajar Sodiq

VIVA.co.id - Direktur Program Imparsial, Al-Araf, turut merespons penunjukkan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan. Secara etika kenegaraan dan politik langkah itu tidak tepat.

img_title 7 Sosok Baru Masuk Kabinet Merah Putih Usai Reshuffle Prabowo, Ada Jenderal TNI hingga Guru Besar IPB

"Tentunya presiden bisa pilih calon lain yang tidak terkait isu HAM," kata Araf di Auditorium Nurcholish Majid, Universitas Paramadina, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis, 28 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Araf menilai Wiranto masih tersandung berbagai kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia dimasa lalu yang hingga kini belum juga tertuntaskan.

img_title Prabowo Panggil Sejumlah Tokoh ke Istana, Richard Tampubolon hingga Rektor IPB, Reshuffle Kabinet Lagi?

"Presiden seharusnya perhatikan itu. Dalam reshuffle kabinet para calon bebas dari persoalan HAM dan bebas dari persolan korupsi di masa lalu. Salah satunya dalam konteks kehormatan HAM penting untuk memastikan para menteri memiliki kepedulian terhadap HAM dan tidak terlibat dalam kasus HAM masa lalu," tambahnya menjelaskan.

Araf menuturkan bahwa secara status, Wiranto juga masih dalam proses peradilan pelanggaran HAM yang belum final. Oleh karena itu, pertimbangan Presiden Jokowi dalam merombak kabinet dinilai belum tepat seutuhnya.

img_title Daftar Lengkap Kabinet Prabowo-Gibran Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Ini Susunan Terbarunya

"Masa keluarga korban yang demonstrasi di depan Istana setiap hari Kamis itu didiamkan, harusnya menjadi suara yang didengar Presiden dalam reshuffle kabinet," tuturnya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

BMW Jadul dan Innova, Duet Kendaraan di Garasi Maruli Simanjuntak

Intip isi garasi Maruli Simanjuntak yang kini menjabat Wakil Panglima TNI. Ada Toyota Innova Venturer, BMW klasik 1995, dan dua motor lainnya. Simak lebih lengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut