Jonan Berharap Presiden Teken PP Harga Batu Bara Hari Ini

Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Pemerintah telah berkomitmen untuk tidak menaikkan tarif listrik hingga akhir 2019. Sebagai kompensasinya kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), pemerintah akan memberikan harga batu bara untuk dalam negeri yang lebih murah.

img_title Ketidakpastian Izin Tambang Mulai Dirasakan Masyarakat Kalimantan, PHK hingga Ekonomi Lumpuh

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan, peraturan pemerintah (PP) terkait harga acuan batu bara untuk konsumsi domestik diharapkan dapat ditandatangani Presiden Joko Widodo hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah minta ke sekretaris pribadi Presiden, sudah saya minta kalau bisa hari ini Pak Presiden tanda tangan PP-nya. Kalau PP jadi, keputusan menteri langsung pak, sudah saya teken sih, tinggal kasih nomornya," kata Jonan di depan direktur utama PLN dan pengusaha batu bara di Energy Building, Jakarta, Selasa 6 Maret 2018.

img_title MHU Tegaskan Prinsip ESG yang Transparan dan Berkelanjutan di Sektor Pertambangan Batu Bara

Ia mengatakan, hal ini juga berkaitan dengan tidak adanya kenaikan tarif tenaga listrik bagi masyarakat hingga akhir 2019. "Pertimbangan pemerintah satu-satunya adalah mempertahankan daya beli masyarakat," kata dia.

Promo Gemerlap Lebaran PLN

img_title Bahlil Pangkas Harga Acuan Batu Bara Jadi US$124,44 Per Ton, Catat Rinciannya

Jonan mengatakan, hal ini juga sesuai dengan permintaan PLN agar harga batu bara untuk energi pembangkit listrik dalam negeri diatur. Ia berharap, harga acuan tersebut adalah harga yang tidak merugikan pengusaha maupun PLN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini akan diatur harga batu bara yang tidak merugikan perusahaan tambang batu bara dan juga bisa membuat tarif listrik tidak naik, dari PLN tetap sustain. Ini yang penting," ujar dia.

Harga batu bara saat ini sudah menembus angka US$100 per ton. PT PLN berharap harga tersebut turun untuk menjaga tarif listrik tidak naik.

Ilustrasi Batu Bara

Sungai di Kaltim Surut, Angkutan Batu Bara Terhambat

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengungkapkan bahwa saat ini angkutan batu bara di Kalimantan Timur (Kaltim) terhambat imbas sungai surut.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut