Dampak Perang Dagang AS-China ke Pasar Indonesia

Menteri Kordinator Perekonomian, Darmin Nasution
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, perang dagang antara Amerika Serikat dengan China tidak akan berdampak signifikan terhadap Indonesia, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

img_title Ekonomi Tidak Baik-baik Saja di 2026

"Kenapa kita jadi pusing? Biar aja dia perang dagang. Ya itu kan kelanjutan-kelanjutan dari kebijakan yang lalu, yang mereka ambil, jadi ya kita imbasnya enggak selalu negatif," ujar Darmin di Kantornya, 23 Maret 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia negatif perang dagang antar kedua negara digdaya tersebut, tidak langsung akan dirasakan Indonesia. Tapi ada pula dampak positifnya.

img_title IHSG Ambruk Lebih dari 2 Persen, Saham UNTR hingga CPIN Cerah

"Positifnya, kalau barang yang tidak boleh dijual ke sana, dibawa ke sini dengan harga lebih rendah ya konsumen kita dapat dampak positif," jelasnya.

Sedangkan dampak negatifnya bisa dirasa oleh para pengusaha atau produsen barang produksi. Karena akan semakin bermunculan barang-barang saingan yang lebih murah masuk ke Indonesia.

img_title Bursa Asia Melemah Tertekan Anjloknya Tajam Wall Street Akibat Investor Cemaskan Efek Perang Dagang

"Tetapi pengusaha yang punya barang yang sama, punya persaingan ketat, pasti ada imbasnya. Tapi yang pertama mengalami dampaknya, mereka berdua. Mereka yang harus ambil langkah," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu Darmin mengatakan, pengusaha Indonesia juga tidak bisa terlalu berharap bisa memasukan barangnya ke antara dua negara tersebut untuk mengganti barang yang mendapat pelarangan. Karena jenis barang yang diserap biasanya tidaklah sama antar negara. 

"Enggak sama biasanya barangnya, itu kalau sama dari dulu kita yang berhadapan dengan Amerika atau Chinanya," ujarnya.

Ilustrasi Tisu Toilet.

Warga AS Terancam Tak Bisa Cebok akibat Washington Perang Dagang sama Kanada

AS dalam memicu perang dagang kini memakan korban rakyatnya sendiri. Berawal dari keputusan sepihak Washington yang mengenakan tarif impor terhadap Kanada.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut