IMF Ingatkan Perang Dagang Bisa Gagalkan Pemulihan Global

Pelabuhan Peti Kemas Pelindo II Tanjung Priok, Jakarta
Sumber :
  • Antara/ Hermanus Prihatna

VIVA – Dana Moneter Internasional atau IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini dan tahun depan tidak berubah. Hal itu dinilai karena adanya ketegangan perang dagang dunia.

img_title Ekonomi Tidak Baik-baik Saja di 2026

Dikutip dari laporan World Economic Outlook IMF, pada Selasa 17 Juli 2018, IMF mengatakan bahwa dampak ketegangan perang dagang antara AS dan China bisa menggagalkan pemulihan ekonomi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global hanya dapat mencapai 3,9 persen pada 2018 dan tak alami perubahan pada 2019. Hal ini, sejalan dengan proyeksi sebelumnya yang dikeluarkan pada April 2018.

img_title IHSG Ambruk Lebih dari 2 Persen, Saham UNTR hingga CPIN Cerah

Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi negara maju, IMF memperkirakan pada 2018 akan berada pada level 2,4 persen atau turun 0,1 persen dari perkiraan April. Sementara, untuk 2019 tak berubah di level 2,2 persen.

Kemudian, untuk negara berkembang diperkirakan oleh IMF akan menguat ke level 4,9 persen pada 2018. Dan akan kembali menguat lagi pada 2019 sebesar 5,1 persen.

img_title Bursa Asia Melemah Tertekan Anjloknya Tajam Wall Street Akibat Investor Cemaskan Efek Perang Dagang

"Kenaikan tarif yang baru diumumkan oleh Amerika Serikat dan tindakan pembalasan oleh mitra dagang telah meningkatkan kemungkinan aksi perdagangan yang meningkat dan berkelanjutan," jelas laporan IMF.

"Ini bisa menggagalkan pemulihan dan menekan prospek pertumbuhan jangka menengah, baik melalui dampak langsung pada alokasi sumber daya maupun produktivitas dari ketidakpastian dalam investasi," lanjut IMF. (ren)

Ilustrasi Tisu Toilet.

Warga AS Terancam Tak Bisa Cebok akibat Washington Perang Dagang sama Kanada

AS dalam memicu perang dagang kini memakan korban rakyatnya sendiri. Berawal dari keputusan sepihak Washington yang mengenakan tarif impor terhadap Kanada.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut