Tips Memilih Asuransi Jiwa untuk Pemula
- Pixabay
- Asuransi jiwa unit link
Jika asuransi jiwa dwiguna menawarkan asuransi dan tabungan, asuransi jiwa unit link menawarkan asuransi dan investasi di dalamnya. Sebenarnya premi yang ditawarkan tak jauh berbeda angkanya dengan ketiga jenis asuransi jiwa terbaik lainnya, hanya jumlah uang pertanggungannya tergolong paling rendah.Â
Asuransi ini sebenarnya tidak lazim, karena menggabungkan dengan investasi, sehingga premi atau iuran asuransi terbilang mahal dibandingkan asuransi jiwa murni atau investasi murni.
2. Sesuaikan premi dengan kemampuan finansial
Premi merupakan anggaran yang harus Anda keluarkan setiap bulan untuk membayar asuransi. Pembayaran premi bisa dilakukan bulanan, tiga bulanan atau kuartalan, enam bulanan atau semesteran, atau tahunan.
Yang pasti, sesuaikan jumlah premi dengan anggaran bulanan. Idealnya, alokasi dana untuk membayar asuransi jiwa terbaik adalah 10-20 persen dari jumlah pendapatan bulanan. Jadi kalau pendapatan bulanan adalah Rp10 juta, Anda bisa mengambil premi maksimal Rp1 juta per bulan.
3. Ketahui besaran uang pertanggungan
Namanya juga asuransi jiwa, pasti akan ada uang pertanggungan yang akan diberikan. Ini adalah nilai yang akan dibayarkan perusahaan asuransi kepada Anda atau ahli waris.Â
Besaran uang pertanggungan ini sangat berkaitan dengan premi yang dibayarkan. Semakin tinggi premi yang dibayarkan, biasanya semakin tinggi uang pertanggungan yang diberikan.Â
Tapi ada juga premi yang tinggi, tapi uang pertanggungannya sangat kecil. Hal ini biasanya terjadi karena manfaat uang premi dibagi menjadi dua, yakni untuk tabungan atau investasi seperti pada jenis asuransi jiwa dwiguna dan asuransi jiwa unit link.
4. Perhatikan track record perusahaan asuransi
Kini saatnya Anda memilih perusahaan asuransi. Saat memilih perusahaan asuransi, pilihlah yang memiliki kredibilitas tinggi. Hal ini bisa Anda lihat dari track record perusahaan asuransi tersebut.Â
Apakah ada penghargaan tertentu yang diberikan selama beberapa tahun belakangan? Adanya penghargaan bisa menjadi indikasi kalau perusahaan asuransi jiwa tersebut memiliki track record yang bagus di mata masyarakat.
Selain itu, perusahaan asuransi jiwa terbaik di Indonesia juga diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki tingkat modal minimum berbasis risiko atau Risk Based Capital (RBC)Â yang sesuai ketentuan. Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki RBC tinggi di atas ketentuan minimal.Â