Pasar Produk Kulit RI Makin Lebar di Dunia, Ini Buktinya

Konveksi produk kulit Permata di Sidoarjo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ayu Utami Paramitha

Adapun yang menopang pertumbuhan tersebut, dikatakannya berasal dari bahan kimia dan barang kimia sebesar 25,55 persen dengan kontribusinya yang hanya 1,10 persen. Sementara itu, yang mengalami penurunan produksi adalah industri pengolahan tembakau yang mengalami penurunan paling tajam atau sebesar negatif 57,28 dengan kontribusinya sebesar 0,07 persen.

img_title Kunci Keberhasilan Reformasi Sistem Perlindungan Sosial

"Jadi yang perlu jadi perhatian adalah industri pengolahan tembakau, di sana dari sisi supply tembakaunya yang kualitasnya kurang bagus dan juga ada beberapa produksi tembakau di beberapa provinsi yang rendah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi

5 Ancaman Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2024

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia Indonesia untuk keseluruhan tahun 2023 sebesar 5,05% year-on-year (yoy).

img_title
VIVA.co.id
9 Februari 2024
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut