Rupiah Melemah, Industri Penerbangan Garuda Tak Goncang

pesawat Garuda Bombardier CRJ1000 NexGen
Sumber :
  • Antara/ Yusran Uccang

VIVA – Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk, Pikri Ilham Kurniansyah menegaskan, sektor bisnis perseroannya tak terlalu terpengaruh dengan adanya fenomena pelemahan rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

img_title IHSG Anjlok ke 5.057, Banyak Emiten Berguguran Sore Ini

Dia menjelaskan, melemahnya rupiah justru membuat tujuan-tujuan penerbangan domestik dari luar negeri makin diminati. Meskipun, menurutnya, banyak juga masyarakat Indonesia yang memiliki dolar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Industri terus bagus, turis banyak masuk, dan kita banyak dapat dolar. Jadi, seimbang lah. Kedua, orang Indonesia juga bisa berlibur di domestik, dan itu lebih bagus. Industri dan ekonomi domestik kita bertumbuh," kata Pikri di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Jumat 5 Oktober 2018.

img_title Rupiah Dibayangi Ancaman Rp21.000 per Dolar AS, Ini 4 Hal yang Harus Segera Dibenahi

Pikri menjelaskan, penjualan tiket untuk beberapa tujuan internasional, seperti misalnya ke Tokyo dan Sidney, selalu mengalami sold out.

Dia, bahkan memastikan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar beberapa waktu belakangan, justru mampu meningkatkan penjualan tiket baik untuk tujuan domestik maupun internasional.

img_title Harga Minyak Tembus US$115 per Barel, Rupiah Ikut Tertekan

Saat ditanya mengenai adanya kemungkinan penjualan tiket penerbangan tujuan internasional akan menurun akibat melemahnya rupiah, Pikri menilai bahwa pihaknya justru melihat kesempatan lain dari kondisi tersebut.

"Kan, yang (penjualannya) turun itu yang pergi. Tetapi, yang datang makin senang. Justru, mendatangkan devisa. Kita (lakukan penjualan tiket penerbangan) luar dan dalam negeri, karena bagaimana kita juga mau mendorong yang domestik ini," ujarnya. (asp)

Ilustrasi rupiah.

Kilas Balik Rupiah Melemah Sepanjang Oktober 2026, Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah melemah sepanjang Oktober 2026 hingga menembus Rp18.100 per dolar AS. Simak kilas baliknya saat awal anjlok, pernyataan Destry, Hashim, dan dampaknya.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut