Jurus Alfa Grup Hadapi Kebijakan Moratorium Minimarket di Depok

Alfamart (Ilustrasi)
Sumber :
  • Dokumentasi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk

Untuk diketahui, Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad menegaskan, pihaknya bakal menghentikan sementara ijin pendirian mani market atau mart di kota yang ia pimpin. 

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.885 usai Laporan MSCI dan Penjualan Ritel yang Melambat di Juni 2026

Hal ini dinilai penting dilakukan menyusul maraknya toko swalayan atau mini market yang membuat pelaku usaha kecil kian tersisih. Untuk menyiasati hal itu, Pemkot Depok, kata Idris saat ini sedang berusaha mengembangkan koperasi berbasis mini market. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini (pembatasan) kami lakukan berangkat dari pemikiran maraknya mini market-mini market di Kota Depok yang membuat masyarakat yang membuka warung atau toko merasa tersaingi,” katanya usai meresmikan Depok Cooperative Mart, atau yang disebut d’Co Mart di Gedung Baleka, Pemkot Depok, Jalan Margonda, Kamis 29 November 2018.

img_title Perkuat Akses Produk Resmi, Delta Sukses Teknologi Perluas Distribusi ke Ritel Modern

Sebelumnya, jelas Idris, pihaknya telah membuat Peraturan Daerah (Perda) yang terkait dengan batasan-batasan pendirian mart di Kota Depok. Namun dalam pelaksanaannya, aturan tersebut dianggap kurang maksimal. Sebabnya, Perda yang ada saat ini hanya mengatur tentang zona antara lokasi mart dengan pasar tradisional.

“Nah ini yang tidak terkontrol adalah rasio jumlah penduduk dengan mart yang ada. Dan ini ternyata juga jadi masalah,” katanya.

img_title UMKM Masuk Ritel Modern Kini Bebas Bea Administrasi, Kementerian UMKM dan Aprindo Teken MoU

Atas dasar itulah, Pemkot Depok akhirnya sementara waktu mengeluarkan moratorium untuk menghentikan izin pendirian mart. 

“Tetapi moratorium ini kita kecualikan untuk mart-mart yang didirikan oleh koperasi. Karena sistem itu sangat membantu untuk pengembangan koperasi yang ada di Kota Depok.” 
 

Kroger

Buntut Fenomena AI Gantikan Pekerja, Raksasa Ritel Ini PHK 3.000 Karyawan

Raksasa ritel AS Kroger berencana PHK 3.000 karyawan korporat dalam tiga tahun saat memperluas penggunaan AI untuk menyederhanakan operasional dan meningkatkan efisiensi.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut