BTN Targetkan Pembiayaan 850 Ribu Rumah di 2019

Direktur Utama BTN Maryono (Kedua dari kiri).
Sumber :
  • Dokumentasi BTN

VIVA – PT Bank Tabungan Negara Tbk menegaskan komitmennya menjadi integrator dalam menggerakkan sektor riil melalui pembiayaan perumahan di Indonesia. Perbankan BUMN itu juga siap mengambil peran dalam penyediaan rumah terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR. 

img_title Dukung Program Tiga Juta Rumah, Mendagri Tito Karnavian Pacu Daerah Perbanyak Penerbitan PBG bagi MBR

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, sejak tahun 1976 perseroan telah menyalurkan pembiayaan ke sektor perumahan. Di mana telah terbangun sekitar 4,2 juta rumah yang mendapat dukungan pembiayaan dari BTN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut ditegaskannya di sela-sela gelaran Global Business Summit yang diselenggarakan Asosiasi Real Estate Sedunia (FIABCI) di Nusa Dua, Bali, kemarin. 

img_title Ini Aturan Terbaru Gaji Setiap Provinsi Bisa Beli Rumah Subsidi, Maksimal Rp 14 Juta

"Kami telah menjadi market leader untuk bisnis pembiayaan perumahan (KPR). Bahkan untuk KPR Bersubsidi kita mencapai 94 persen," kata Maryono dikutip Jumat 7 Desember 2018 dari keterangan resminya. 

Menurut Maryono, pada tahun ini Bank BTN memiliki target pembiayaan perumahan mencapai 750 ribu rumah, dan itu optimis tercapai. Sehingga pada tahun depan akan ditingkatkan menjadi 850 ribu. 

img_title Tren Penjualan Properti Lewat Komunitas Agen Digencarkan, Kolaborasi Jadi Kunci

"Kebutuhan akan perumahan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kelas menengah. Dan untuk itu peran para pengembang terus dibutuhkan," terangnya. 

Pemerintah, kata Maryono, saat ini memiliki Program Satu Juta Rumah guna memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat yang terus bertumbuh. BTN pun berperan sebagai salah satu pendukung dari keseluruhan ekosistem industri perumahan yang membantu dari sisi pembiayaan, dan para pengembang membantu dari sisi penyediaan pasokan. 

"Penyediaan perumahan tidak hanya urusan bank sebagai penyedia pembiayaan atau pengembang sebagai supplier. Tapi itu juga butuh peran pemerintah  pusat dan daerah untuk menyediakan iklim usaha yang kondusif dengan perizinan yang ramah," urainya. 

Selain dalam upaya terus meningkatkan penyaluran KPR, BTN terus mengembangkan potensi pasar yang ada dengan bergerak ke area digital. Bahkan untuk melayani segmen milenial, perseroan juga telah meluncurkan KPR milenial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keterjangkauan BTN melalui outlet laku pandai, digital banking serta kerja sama dengan stakeholder tentunya akan memperkuat sumber pembiayaan," ujarnya.

Berdasarkan data penyaluran KPR yang dilakukan BTN untuk MBR dalam program satu juta rumah mulai 2015 terus mengalami peningkatan. Jika ditotal sejak 2015 hingga akhir September 2018, BTN telah menyalurkan KPR sebanyak 2.311.421 unit senilai Rp242,918 triliun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut