Tingkatkan Citra Perusahaan Produsen Antimo ini Resmi Melantai di BEI

Phapros resmi melantau di Bursa Efek Indonesia.
Sumber :
  • M Yudha Prastya.

VIVA – Anak Perusahaan BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia atau PT RNI, PT Phapros Tbk, kini telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia setelah pencatatan perdana saham dan menjadi emiten ke-57 di BEI tahun 2018.

img_title Semester I-2026, Kinerja Ekspor Sido Muncul Naik 28 Persen

Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami atau yang akrab disapa Emmy menjelaskan, sebelumnya Phapros adalah perusahaan Tbk non-listed, di mana sahamnya belum tercatat di BEI. Sehingga mekanisme jual beli saham selama ini hanya melalui pasar konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hal tersebut mengakibatkan harga saham tidak memiliki standar dan patokan yang jelas. Maka dengan pencatatan saham di BEI harga saham Phapros kini terstandarisasi,” kata Emmy di Gedung BEI, Jakarta, Rabu 26 Desember 2018.

img_title Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

Saat ditanya soal alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) di 2019, Emmy menjelaskan bahwa pihaknya akan mengalokasikan dana sekitar Rp350 miliar. Dana itu untuk mengembangkan bisnis perusahaan. 

"Maka tentu kami juga harus cari pendanaan yang produktif, yang tentunya akan ada prosedur-prosedur yang harus kami lakukan dan akan dibahas di RUPS tahunan," kata Emmy.

img_title Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru

Emmy menjelaskan, berdasarkan Laporan keuangan audit per September 2018, kinerja perseroan mengalami pertumbuhan yang signifikan dengan raihan pendapatan sebesar Rp697 miliar. Nilai tersebut meningkat 8,8 persen dibanding pendapatan periode yang sama pada tahun Ialu.

Sedangkan di sisi laba bersih, perseroan mengalami pertumbuhan yang jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 33,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Per September 2018, Phapros telah membukukan laba sebesar Rp96 miliar. Hal ini sesuai dengan harapan Komisaris dan Direksi untuk growing double digit," kata Emmy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Phapros, Y. Nanang Marjianto mengatakan, pencatatan saham di BEI diharapkan dapat meningkatkan penerapan good corporate governance. Terutama dalam sisi transparansi dan akuntabilitas publik sehingga bisa meningkatkan citra perusahaan ke depan.

“Dengan penerapan GCG yang lebih baik serta didukung citra perusahaan yang meningkat, diharapkan perseroan mendapat manfaat dari sisi pendanaan pasar modal yang signifikan sehingga mampu menunjang pengembangan bisnis yang telah dipersiapkan," kata Nanang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut