Cadangan Devisa Naik Lagi Jadi US$120,7 Miliar

Cadangan Devisa Indonesia
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Bank Indonesia mencatat posisi cadangan devisa hingga akhir 2018 mengalami peningkatan signifikan. Pada akhir Desember 2018 cadangan devisa berada di posisi US$120,7 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi pada akhir November 2018 sebesar US$117,2 miliar.

img_title Cadangan Devisa di Akhir Agustus 2026 Capai US$146 Miliar, Bos BI Ungkap Kapasitasnya untuk Perkuat Rupiah

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata dia seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa 8 Januari 2019.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.810 Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Agusman menjelaskan, peningkatan cadangan devisa pada akhir Desember 2018 itu terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas, penerbitan global bonds dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. 

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, serta kinerja ekspor yang tetap positif," tutur dia.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Posisi akhir cadangan devisa di 2018 tersebut pada dasarnya juga kembali mengalami kenaikan berturut-turut dibanding akhir Oktober 2018 yang berada di posisi US$115,2 miliar. Dengan begitu, kenaikan tersebut merupakan ketiga kalinya terjadi pada tahun ini.
 

Rupiah menguat terhadap dolar AS.

Rupiah Menguat ke Rp 17.590 usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026 dan Ancaman Iran soal Infrastruktur Minyak di Teluk

Hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.590 per dolar AS. Posisi itu menguat 42 poin atau 0,24 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.632 per dolar AS

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut