Mau Terhindar dari Lowongan Kerja Bodong, Begini Caranya

Ilustrasi lowongan pekerjaan di koran.
Sumber :

4. Sesuaikan alamat dan nomor telepon perusahaan

img_title 2.126 Lowongan Kerja Banjiri Job Fair Edisi Kemerdekaan, Catat Tanggalnya!

Mengingat, kasus penipuan rekrutmen kerja semakin merajalela, pastikan Anda selalu mengecek alamat dan nomor telepon yang tercantum dalam informasi lowongan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila alamat dan nomor telepon yang dicantumkan berbeda, coba cek ke situs resmi dari perusahaan yang dilamar. Sebab, informasi terkait perubahan alamat dan nomor telepon terkadang tidak diumumkan kepada khalayak umum.

img_title Denise Chariesta Buka Lowongan Kerja Bergaji Rp15 Juta Per Bulan, Syaratnya Jadi Teman Ngobrol 8 Jam Sehari

Apabila perusahaan tidak mengubah informasi apapun, situs tersebut sedang berusaha mencari korban. Jangan mau menjatuhkan lamaran lewat situs yang bersangkutan agar Anda tidak kena tipu.

5. Perhatikan tata cara melamar yang diperlukan

img_title Lowongan Kerja Guru Sekolah Rakyat Dibuka Juni 2026, Cek Syarat Daftar dan Besaran Gajinya di Sini!

Perusahaan mempunyai tahap-tahap rekrutmen kerja yang jelas. Mulai dari tahap menjatuhkan lamaran, uji psikologis, cek kesehatan, hingga tahap interview kerja dengan rentang waktu tertentu.

Setiap tahap memiliki standar masing-masing di setiap perusahaan. Jika Anda memenuhi standar yang ditetapkan, dapat dipastikan kalau Anda akan lolos. 

Sementara itu, perusahaan yang nakal tidak memiliki standar jelas. Perusahaan tersebut malah melewatkan tahap-tahap paling krusial, seperti interview kerja. Anda patut waspada dengan perusahaan yang seperti ini.

6. Hindari perusahaan yang meminta uang pendaftaran

Perusahaan tidak pernah memungut biaya apapun kepada pelamar kerja. Adapun biaya yang dikeluarkan selama proses rekrutmen akan ditanggung oleh perusahaan itu sendiri.

Jangan percaya apabila pihak pengelola lowongan kerja meminta Anda untuk membayar sejumlah uang melalui nomor rekening tertentu. Apalagi jika alasannya untuk memudahkan proses rekrutmen kerja.

Seleksi kerja di perusahaan yang profesional sangatlah ketat. Bentuk-bentuk kecurangan, seperti suap sangat jarang terjadi karena perusahaan ingin mendapatkan kandidat yang dapat diandalkan saat bekerja, bukan karyawan yang suka berpolitisi.

7. Perhatikan bahasa iklan secara seksama

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahasa yang digunakan oleh lowongan kerja palsu pada umumnya berlebihan, seperti “gaji tinggi, 100 persen diterima bekerja, posisi terbatas”. Sedangkan lowongan kerja yang sesungguhnya tidak pernah membubuhkan kalimat apapun di dalam surat edaran lowongan kerja, kecuali syarat, ketentuan, dan alamat e-mail untuk mengirimkan berkas.

Perhatikan juga penggunaan bahasa iklan yang tertera pada situs lowongan pekerjaan. Kalau perlu, bandingkan isinya dengan situs yang lain untuk memastikan apakah informasi lowongan kerja asli atau palsu. (asp)

Ilustrasi lowongan kerja

Lowongan Kerja di Luar Negeri Tawarkan Gaji Selangit, Waspada Risiko Penipuan!

Kemkomdigi mengingatkan masyarakat mewaspadai lowongan kerja bergaji besar di media sosial yang berpotensi terkait penipuan dan eksploitasi di luar negeri.

img_title
VIVA.co.id
13 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut