Cara Ampuh Perbaiki Citra Buruk di Kantor
- Pixabay
Dengan demikian, citra Anda menjadi lebih baik. Perhatikan pula kebersihan pakaian agar penampilan Anda enak dipandang oleh atasan, rekan kerja, dan klien di kantor.
4. Perhatikan tata bahasa saat berbicara
Penggunaan tata bahasa juga perlu diperhatikan. Hindari penggunaan tata bahasa yang kurang formal, seperti kata ‘kamu’ dan ‘mereka’, apalagi saat berbicara kepada klien.Â
Sebagai gantinya, gunakan tata bahasa yang lebih formal untuk memunculkan kesan profesional, seperti kata ‘Anda’, ‘saya’, dan ‘beliau’.
Selain itu, perhatikan kejelasan intonasi untuk menghindari adanya kesalahpahaman saat berbicara kepada rekan kerja atau klien. Gunakan vokal yang tepat agar komunikasi berjalan lancar tanpa hambatan.
5. Sampaikan opini Anda saat rapat
Perusahaan mana pun ingin agar karyawannya berperan aktif saat rapat berlangsung. Untuk itu, sampaikan opini dan pendapat Anda terhadap rancangan kerja yang diusulkan oleh atasan dalam rapat.
Benar atau salah, diterima atau tidaknya suatu opini bukan menjadi persoalan. Karena yang penting Anda sudah ikut berpartisipasi dalam rapat yang diselenggarakan oleh perusahaan.
Lagipula, Anda juga pasti sudah memikirkan dampak positif dan negatif dari opini yang disampaikan. Jaga sikap saat menyampaikan opini. Jangan sampai berlebihan agar Anda tidak dicap mencari perhatian.Â
6. Jangan membuat orang lain menunggu
Menunggu adalah hal yang paling menyebalkan. Oleh karena itu, kumpulkan tugas sesuai tenggat waktu (deadline) pada hari dan jam yang sudah ditentukan.
Jangan biarkan atasan menunggu terlalu lama agar atasan tidak kesal kepada Anda. Hal yang sama juga berlaku saat melayani konsumen. Pelayanan tepat waktu akan mengurangi efek kesal, kecewa, dan frustasi, sehingga reputasi Anda dan perusahaan dianggap baik oleh konsumen.
Jika terjadi keterlambatan, sebaiknya segera beritahukan yang disertai dengan alasan tepat dan masuk akal. Sikap ini mungkin akan menimbulkan kekecewaan, tapi persentase kekecewaan tidak separah ketika Anda tidak memberitahukannya sama sekali.
7. Selalu yakinkan orang-orang di sekitar Anda
Perubahan yang Anda lakukan untuk perusahaan tak selalu akan mendapat respons baik dari atasan maupun rekan kerja. Tapi, jangan sampai putus asa, ya! Tetaplah berjuang untuk menyakinkan orang-orang yang ada di sekitar Anda.