Jurus Pemerintah Agar Harga Tiket Pesawat Terjangkau

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memastikan, pemerintah telah menyiapkan insentif fiskal bagi maskapai penerbangan supaya harga tiket pesawat bisa terjangkau oleh masyarakat. 

img_title Soal Mahalnya Harga Tiket Pesawat, Erick Thohir: Aturan yang Mengikat Harus Dilepas

Insentif tersebut, diharapkan mampu menopang segala beban biaya yang selama ini diklaim maskapai memengaruhi harga tiket pesawat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun insentif fiskal yang disiapkan pemerintah disebutkannya, yaitu: jasa persewaan, perawatan, dan perbaikan pesawat udara; jasa persewaan pesawat udara dari luar daerah pabean; dan impor dan penyerahan atas pesawat udara dan suku cadangnya.

img_title 8 Hal Ini yang Buat Tiket Pesawat jadi Mahal

Katanya, insentif itu nantinya akan dikukuhkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP). Meski demikian, Darmin mengaku tidak bisa menjelaskan secara lebih rinci karena PP itu sendiri belum ditandatangani pihaknya.

"Fiskalnya itu, haduh kamu mulai tanyakan persisnya. Tapi gini, itu menyangkut persewaan pesawat, menyangkut onderdil, ya nantilah kalau udah ini. Soalnya, PP-nya belum diteken, saya enggak bisa jelaskan," kata dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.

img_title Kemenhub Usul Strategi Turunkan Harga Tiket Pesawat, Dirut Garuda: Oke Sekali Kalau Jalan

Menurut dia, setelah pemerintah pada Mei 2019 lalu menetapkan bahwa maskapai penerbangan reguler harus menurunkan tarif tiket pesawat 12-16 persen, khusus untuk spesifikasi pesawat dengan mesin jet. Maka, ruang untuk menekan harga tiket pesawat untuk kembali turun sudah sangat tipis, karena beban biaya yang ditanggung maskapai sudah sedemikian besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenanya, cara lain yang bisa dipilih adalah dengan memberikan insentif fiskal di samping juga meminta industri terkait menurunkan biaya-biaya layanan yang harus ditanggung maskapai sambil juga mencari waktu-waktu tertentu untuk menjual tiket murah penerbangan berbiaya rendah atau Low Cost Carrier/LCC.

"Beginilah, kita melihat dalam diskusi, sebenarnya ini kalau didiskusikan terus, seminggu lagi juga enggak ada kesimpulannya, karenanya kita ambil posisi saja," tegas Darmin.

[Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam diskusi bersama media di kawasan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Kamis malam, 8 Mei 2025]

Tiket Pesawat ke Luar Negeri Lebih Murah, Menhub: karena Tidak Ada PPN dan Harga Avturnya Lebih Murah

Menhub Dudy Purwagandhi buka suara soal alasan kenapa tiket pesawat ke luar negeri seperti misalnya ke Singapura, lebih murah dibandingkan dengan domestik.

img_title
VIVA.co.id
9 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut