Ketika Nelayan Kena Dampak COVID-19

Nelayan mencari ikan dengan menggunakan alat tangkap tradisional pukat darat di pesisir pantai Kutaraja, Banda Aceh, Aceh/Ilustrasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

“Baik PT Perinus dan Perum Perindo, keduanya harus terbuka dan dapat mempertanggungjawabkan kepada publik implementasi dana sebesar itu. Tak hanya itu, informasi kelompok atau organisasi nelayan mana saja yang menjadi target penyerapan perikanan harus dibuka kepada publik seluas-luasnya,” ungkap Susan. 

img_title Sejumlah Perusahaan Tekstil Bakal Diakuisisi BUMN, Menperin: Investasi Danantara Cukup Besar

Menurut Susan, saat ini terputusnya rantai dagang (supply chain) yang dialami oleh nelayan dan pembudidaya ikan akibat penyebaran COVID-19 hampir merata di seluruh Indonesia. Dengan demikian, PT Perinus dan Perum Perindo harus betul-betul memprioritaskan kelompok organsiasi nelayan atau organisasi pembudidaya ikan yang terpukul secara ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“PT Perinus dan Perum Perindo wajib memprioritaskan penyerapan produksi perikanan dari pelaku perikanan rakyat, khususnya nelayan skala kecil, nelayan tradisional, dan pembudidaya ikan yang benar-benar terdampak COVID-19,” kata Susan. 

img_title Kinerja Disorot, Transformasi Anak Usaha Harus Beri Nilai Tambah Bagi Perusahaan BUMN

Lebih jauh, Susan mendesak kedua BUMN Perikanan tersebut untuk tidak melakukan penyerapan produksi perikanan hanya dari kelompok-kelompok tertentu yang secara perekonomian tidak terdampak buruk oleh penyebaran COVID-19. “Dalam melakukan penyerapan produksi perikanan, PT Perinus dan Perum Perindo tidak boleh melakukan tebang pilih,” tegasnya. 

Tak hanya itu, Susan mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk mengawasi realisasi penyerapan anggaran sebanyak Rp60 miliar. “Anggaran tersebut harus diawasi secara penuh oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat perikanan di Indonesia, agar dialokasikan untuk sebesar-besar kemakmuran pelaku perikanan rakyat,” katanya.

img_title Danantara Pede Laba BUMN Capai Rp360 Triliun, Uangnya Bakal Dipakai untuk Apa?
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani

Danantara Sudah Tutup 364 BUMN, Rosan Roeslani: Target Akhir Tahun 700 Perusahaan

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan perampingan perusahaan (streamlining) sebanyak 364 perusahaan BUMN. Langkah ini diambil

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut