Dibayangi Pelemahan Beberapa Sektor, IHSG Terus Menuju Level 5.000

IHSG
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) menghijau di level 5.005 pada pembukaan perdagangan Selasa, 7 Juli 2020. Posisi itu menguat 16 poin atau 0,34 persen, dibanding penutupan perdagangan Senin, 6 Juli 2020 di level 4.988.

img_title IHSG Sore Ini Ditutup Menguat 0,95 Persen ke 5.439

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi memprediksi, IHSG masih akan melanjutkan tren penguatan menuju zona hijau. Meskipun IHSG dibayangi data indeks keyakinan konsumen yang rilis di bawah ekspektasi sebesar 83,8, berbanding ekspektasi awal 84.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saham-saham pada sektor infrastruktur dan konsumsi membebani pergerakan IHSG, meskipun sektor pertambangan, pertanian, dan industri dasar naik," kata Lanjar dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2020.

img_title MSCI Jadi Sorotan Pasar, Danantara Malah Mulai Serok Saham BUMN dalam Dua Hari Terakhir

Baca juga: Wabah Corona Jadi Peluang Baik Masuk Pasar Saham, Asal Tahu Caranya

Selanjutnya, Lanjar memastikan, para investor akan terfokus pada data indeks leading ekonomi dari Jepang, serta data 'industrial productions' dari Jerman.

img_title Mulai 2 November, BEI Keluarkan Saham HSC dari Kriteria Seleksi IHSG

Hal yang juga menjadi perhatian bagi para investor adalah data mingguan stok persediaan minyak Amerika Serikat. Sementara dari dalam negeri yakni data terkait cadangan devisa yang diperkirakan akan positif.

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan bergerak melanjutkan penguatan dengan support resistance 4.950- 5.135. Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya ACES, AKRA, ANTM, HMSP, INCO, JPFA, LPKR, PTBA, TOWR," ujarnya.

Secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji menjelaskan, berdasarkan rasio fibonacci, support maupun resistance memiliki range pada level 4.865,27 hingga 5.097,14.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

"Meskipun demikian, terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG," ujarnya.
 

Ilustrasi bursa saham asia

Asing Kembali Net Sell Rp1,29 Triliun, Saham BBCA Dilepas Rp766 Miliar saat IHSG Menguat

Investor asing kembali melakukan net sell sebesar Rp1,29 triliun saat IHSG naik 0,95%. Saham BBCA menjadi sasaran jual terbesar dengan nilai Rp766,98 miliar.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut