BI dan Kemenkeu Berbagi Beban, Rupiah Menguat

Nilai Tukar Rupiah Dollar
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Selasa pagi, 8 Juli 2020. Rupiah bergerak di kisaran atas Rp14.400 per dolar AS.

img_title Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Tapi Diprediksi Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga BI

Di pasar spot, rupiah ditransaksikan di level Rp14.415 per dolar AS. Menguat 0,52 persen dari level penutupan perdagangan kemarin di level Rp14.490 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, membaiknya kondisi nilai tukar rupiah tersebut tidak terlepas dari sentimen pelaku pasar keuangan terhadap perbaikan data ekonomi dunia.

img_title Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.300 per Dolar AS Pekan Depan, Pengamat Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Menguat di Tengah Wabah COVID-19

"Pelaku pasar masih merespons positif potensi pemulihan ekonomi global dengan membaiknya data-data ekonomi yang baru dirilis," kata dia dikutip dari analisisnya, Selasa, 7 Juli 2020.

img_title Rupiah Berbalik Melemah ke Rp18.075 per Dolar AS, Sikap Baru The Fed Bikin Arah Pasar Sulit Ditebak

Menurut dia, beberapa data ekonomi dari negara maju menunjukkan aktivitas ekonomi yang sudah bertumbuh atau bahkan sudah mulai pulih, seperti Jerman dan Zona Euro yang melaporkan peningkatan penjualan ritel selama Mei.

Inggris melaporkan peningkatan aktivitas konstruksi pada Juni. Begitu juga dengan AS dan China, di mana Indeks manajer pembelian layanan Caixin China naik menjadi 58,4 pada Juni dari 55,0 pada Mei.

"Rupiah masih berpotensi menguat terhadap USD hari ini dengan sentimen positif yang mendorong penguatan indeks saham AS semalam. Potensi kisaran di Rp14.400-14.570," ujarnya.

Selain itu, Ariston melanjutkan, kebijakan Bank Indonesia bersama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang sepakat untuk berbagi beban pembiayaan untuk penanganan Covid-19 juga mendapat sambutan positif dari pelaku pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memberikan sentimen positif untuk rupiah karena ini salah satu upaya membantu memulihkan ekonomi di tengah pandemi," ujar Ariston.

Kebijakan berbagi beban itu dilakukan dengan cara pembelian Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan Kemenkeu oleh BI, dengan beban biaya suku bunga yang seluruhnya ditanggung BI.

Logo Bank Indonesia di Jakarta

Rupiah Menguat ke Rp17.855, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia saat ini mencatat rupiah menguat ke Rp17.855 per dolar AS pada 18 Agustus 2026. Stabilitas dijaga lewat strategi moneter dan insentif valas.

img_title
VIVA.co.id
19 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut