IHSG Diprediksi Menguat, Ini Rekomendasi Saham yang Perlu Dicermati

Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVAnews/M Ali Wafa

VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau di level 5.175 pada pembukaan perdagangan Selasa 11 Agustus 2020. Posisi itu menguat 17 poin atau 0,34 persen, dibanding penutupan perdagangan Senin 10 Agustus 2020 di posisi 5.157

img_title IHSG Sore Ini Ditutup Menguat 0,95 Persen ke 5.439

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi, IHSG masih akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sektor pertanian dan industri dasar menjadi penopang pergerakan IHSG," kata Lanjar dalam keterangan tertulisnya, Selasa 11 Agustus 2020.

img_title MSCI Jadi Sorotan Pasar, Danantara Malah Mulai Serok Saham BUMN dalam Dua Hari Terakhir

Baca juga: Fitch Pertahankan Outlook Peringkat Utang RI di Level Stabil

Lanjar menjelaskan, para investor sebenarnya masih mencari katalis di awal pekan, sambil menunggu data neraca pembayaran yang akan dirilis dengan ekspektasi defisit melebar hingga US$10 miliar.

img_title Mulai 2 November, BEI Keluarkan Saham HSC dari Kriteria Seleksi IHSG

"Kami perkirakan IHSG masih akan bergerak menguat secara teknikal, dengan support-resistance 5.104-5.230," ujarnya.

Lanjar pun memberikan rekomendasi mengenai saham-saham apa saja yang dapat dicermati, dia ntaranya yakni ADRO, AALI, BNGA, BRPT, ERAA, INDY, JPFA, MEDC, PWON, dan TBLA.

Sementara itu, secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji, menjelaskan, berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada level 5.097,14 maupun 5.233,17.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan indikator, MACD dan Stochastic telah membentuk pola dead cross.

"Meskipun demikian, pergerakan IHSG masih bertahan di atas garis MA 20 dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujarnya. (art)

Ilustrasi bursa saham asia

Asing Kembali Net Sell Rp1,29 Triliun, Saham BBCA Dilepas Rp766 Miliar saat IHSG Menguat

Investor asing kembali melakukan net sell sebesar Rp1,29 triliun saat IHSG naik 0,95%. Saham BBCA menjadi sasaran jual terbesar dengan nilai Rp766,98 miliar.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut