Jokowi Rencanakan Defisit RAPBN 2021 Rp971,2 Triliun

Presiden Joko Widodo menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

VIVA – Presiden Joko Widodo mengakui, pandemi COVID-19 telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan abad ini yang berimbas ke semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan, dampaknya meluas ke masalah sosial, ekonomi, bahkan ke keuangan.

img_title Ijazah Palsu Jokowi Dibawa ke Ranah Hukum, Boni: Itu Terobosan yang Bagus

Baca Juga: Akhir Juni 2020, Utang Luar Negeri RI Tembus Rp6.006 Triliun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Jokowi menekankan penanganan yang luar biasa dalam menangani hal tersebut dan sudah dilakukan oleh banyak negara, terutama melalui stimulus fiskal. Dan untuk Indonesia langkah itu dilakukan dengan Undang Undang Nomor 2 Tahun 2020 antara lain memberi relaksasi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat diperlebar di atas 3 persen dalam tiga tahun.

img_title Bantah Matahari Kembar, Golkar: Ada Upaya Benturkan Prabowo dengan Jokowi

Jokowi mengungkapkan, pelebaran defisit dilakukan mengingat kebutuhan belanja negara untuk penanganan kesehatan dan perekonomian meningkat pada saat pendapatan negara
mengalami penurunan. 

Adapun dalam RAPBN 2021, Jokowi menuturkan defisit anggaran direncanakan sekitar 5,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau sebesar Rp971,2 triliun. Defisit ini lebih rendah dibandingkan defisit 2020 yaitu sebesar 6,34 persen dari PDB atau sebesar Rp1.039,2 triliun.

img_title Kubu Jokowi Bantah Tuduhan Ijazah Palsu: Itu Menyesatkan!

Sementara itu, dalam RAPBN 2021, Jokowi mengungkapkan akan menargetkan pendapatan negara Rp1.776,4 triliun dan belanja negara Rp2.747,5 triliun, sehingga defisit anggaran diperkirakan mencapai Rp971,2 triliun atau setara 5,5 persen dari PDB.

"Defisit anggaran tahun 2021 akan dibiayai dengan memanfaatkan sumber-sumber pembiayaan yang aman, dan dikelola secara hati-hati. Pembiayaan utang dilaksanakan secara responsif mendukung kebijakan countercyclical dan akselerasi pemulihan sosial ekonomi," kata Jokowi, dalam pidato Nota Keuangan 2021, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Jokowi memastikan pengelolaan utang yang hati-hati akan selalu dijaga pemerintah secara konsisten. Pembiayaan defisit RAPBN tahun 2021 akan dilakukan melalui kerja sama dengan otoritas moneter, dengan tetap menjaga prinsip disiplin fiskal dan disiplin kebijakan moneter, serta menjaga integritas, kredibilitas, dan kepercayaan pasar surat berharga pemerintah.

"Komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan fiskal dilakukan agar tingkat utang tetap dalam batas yang terkendali," ujarnya. (art)

Presiden Prabowo Subianto Bertemu Jokowi di Kertanegara

Prabowo Sampaikan Ucapan Spesial untuk Ulang Tahun ke-65 Jokowi, Diunggah Langsung Lewat Instagram

Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat ulang tahun ke-65 kepada Jokowi lewat Instagram Story pada akun pribadinya pada hari Minggu, 21 Juni 2026.

img_title
VIVA.co.id
21 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut