Program PEN Terumbu Karang di Bali Serap 11 Ribu Pekerja

Ahli ekologi terumbu karang Katharina Fabricius melakukan inspeksi pemutihan terumbu karang di Great Barrier Reef.
Sumber :
  • mashable.com

VIVA – Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) padat karya restorasi terumbu karang atau PEN Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) di Bali resmi diluncurkan. Upaya pemulihan ekonomi terdampak Virus Corona atau COVID-19 ini akan menyerap belasan ribu tenaga kerja.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Baca Juga: Pemerintah Beri Bantuan Rp2,4 Juta untuk UMKM, Begini Cara Dapatnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Safri Burhanuddin mengungkapkan, sebanyak 11.327 stakeholder dan pekerja akan terlibat dalam program PEN-ICRG ini.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

“Terdiri antara lain dari penyelam, seniman patung, catering/ penjual makanan, dan sebagainya. Intinya program PEN dengan luas area restorasi terumbu karang 50 Ha di 5 lokasi di Bali ini adalah untuk membangkitkan perekonomian di Bali akibat dampak COVID-19, serta pemulihan ekosistem laut dan restarting wisata bahari di Provinsi Bali," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 7 Oktober 2020.

Dia menjabarkan, ada lebih dari 569 jenis terumbu karang yang ada di laut Indonesia, dan ini merupakan aset negara yang sangat berharga. Sumber daya alam itu yang akan dioptimalkan secara baik untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

"Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari keberadaan ekosistem terumbu karang, di samping untuk atraksi wisata bahari, farmakologi, pelindung pantai dari ombak juga sebagai nursery dari ikan yang sering kita konsumsi sehari-hari," ujarnya.

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi program PEN kebun terumbu karang ini. Dia pun memastikan program ini akan berjalan baik. 

"Saya bersyukur sekali program ini diluncurkan diberikan di Bali dalam konteks pelaksanaan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya. 

Dia pun optimistis perekonomian Bali akan tumbuh kembali di tengah pandemi Corona saat ini. Apalagi diketahui dana yang dialokasikan untuk program ini tidak sedikit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Dana) yang dialokasikan sekarang cukup besar nilai programnya bahkan akan melibatkan 11.000 tenaga kerja lebih," katanya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menambahkan, program tersebut menggunakan anggaran PEN yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp111,2 miliar. Harapannya, program ini bisa mendongkrak ekonomi Bali di tengah pandemi saat ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut