Petani hingga Nelayan Kini Dilayani Jasindo Secara Digital

Asuransi Jasindo.
Sumber :
  • Dokumentasi Asuransi Jasindo.

VIVA – PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) terus mengembangkan layanan digitalnya untuk mempermudah pemegang polis dan mitra bisnis melakukan transaksi. Tahun ini ada 4 aplikasi yang dikembangkan Asuransi Jasindo dalam rangka peningkatan kualitas layanan tersebut.

img_title Sering Membawa Laptop ke Kantor dan Bertemu Klien? Ini 5 Cara Menghemat Baterai Tanpa Mengorbankan Produktivitas

Kempatnya adalah, aplikasi TKA (Tenaga Kerja Asing) Online, Mobile Apps SIAP Protan 2020, aplikasi AKP (Awak Kapal Perikanan), dan Aplikasi Virtual Claim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Cahyo Adi mengatakan, keempat aplikasi itu dibuat sebagai peta jalan Asuransi Jasindo sebagai perusahaan asuransi yang berbasis teknologi. Apalagi saat ini pandemi COVID-19 memaksa masyarakat untuk tidak melakukan tatap muka.

img_title 7 Aplikasi Cuaca yang Paling Berguna untuk Memantau Kondisi di Indonesia, Cocok untuk Sehari-hari

Baca juga: Alhamdulillah, Subsidi Gaji Termin II Rp1,2 Juta Sudah Cair

“Atas dasar itu pula kami mengembangkan empat aplikasi tersebut untuk mempermudah bisnis perusahaan,” kata Cahyo dikutip dari keterangannya, Selasa 10 November 2020.

img_title 7 Aplikasi AI untuk Data Analyst Terbaik 2026, Dari Analisis Excel hingga Membuat Visualisasi Otomatis

Cahyo menambahkan, keempat aplikasi itu mempunyai fungsi yang beragam. Aplikasi TKA (Tenaga Kerja Asing) Online misalnya, ini merupakan aplikasi untuk penutupan asuransi tenaga kerja asing (TKA).

Selanjutnya Mobile Apps SIAP Protan 2020 adalah aplikasi terkait dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTSK) yang dikembangkan secara mobile. 

“Sedangkan Aplikasi AKP (Awak Kapal Perikanan) merupakan aplikasi untuk entry penutupan asuransi awak kapal perikanan. Dan terakhir, aplikasi Virtual Claim yang merupakan aplikasi untuk mempermudah klaim secara daring,” ungkapnya.

Cahyo menambahkan, pengembangan teknologi dan inovasi tersebut telah dilakukan Asuransi Jasindo sejak 2018. Agar proses bisnis yang dilakukan perseroang bisa lebih efektif dan efisien.

“Di tahun itu kami telah membuat Jasindo Pelangi, Aplikasi Host to Host perbankan, Jasindo Health, dan Aplikasi Asuransi Nelayan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian ,pada 2019 Asuransi Jasindo juga mengembangkan Web Apps Jasindo, Aplikasi Konsorsium Kemendag, Aplikasi AUTP/AUTSK, dan Aplikasi Customer Relationship Management (CRM).

“Melalui aplikasi tersebut, Asuransi Jasindo juga akan memanfaatkan kapabilitas digital seperti data management, advance management, big data, artifical intelligence,” tutupnya.

Ilustrasi aplikasi.

Bukan Cuma Media Sosial, 14 Aplikasi Ini Punya Risiko Tinggi untuk Anak

Bukan hanya media sosial, 14 aplikasi seperti game, platform video, komunikasi, dan belanja masuk kategori risiko tinggi bagi anak. Simak daftar dan alasannya.

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut